Insiden maut ini melibatkan tiga kendaraan sekaligus, yaitu bus pariwisata pengangkut pelajar, sebuah truk tronton wing box, dan truk tangki Pertamina. Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang kernet bus meninggal dunia dan 10 orang lainnya mengalami luka-luka ringan.

Read more: Viral! Penemuan Situs Adan-Adan Kediri yang Digadang-Gadang Lebih Besar Dari Kompleks Candi Borobudur

Read more: Profil dan Biodata Achmad Syahri Assidiqi Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat Kini Minta Maaf

Kronologi Lengkap Tabrakan Beruntun di KM 89

Berdasarkan keterangan dari Kepala Induk PJR Tol Cipali, Iptu Lutfi Medi Haryanto, peristiwa bermula saat bus Hino PO EJ 78 Trans dengan nomor polisi K 7064 OE melaju dari arah Palimanan (timur) menuju Cikopo (barat) di lajur dua. Bus tersebut membawa rombongan kelas IX yang terdiri dari 35 siswa dan 2 guru pendamping menuju Bandung.

Saat tiba di lokasi kejadian, sebuah truk boks di depannya tiba-tiba oleng mendadak masuk ke lajur dua. Sopir bus yang terkejut langsung melakukan pengereman keras dan mencoba membanting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan. Namun, karena jarak yang sudah terlalu dekat, bagian depan kiri bus langsung menghantam bagian belakang truk boks dengan sangat keras.

Benturan tersebut memicu efek domino. Truk boks terdorong oleng ke arah kiri dan menabrak truk tangki Pertamina yang saat itu sedang melaju normal di lajur satu, hingga akhirnya truk boks juga menghantam pagar pembatas jalan (guardrail).