Karyawan Indomaret Demo Protes Penghapusan Upah Lembur Saat Libur Nasional, Ini Isi Tuntutannya
--
"Apabila PT Indomarco tidak mengindahkan apa yang saya sampaikan sebagai Presiden FSPMI, saya pastikan kami akan melawan habis-habisan di PT Indomarco," ucap dia.
"Tidak boleh ada perbudakan di zaman modern saat ini, khususnya mempekerjakan pekerja di hari libur nasional tidak dihitung upah lemburnya," imbuh Suparno.
Aksi ini menjadi perhatian karena menyangkut hak dasar pekerja. Jika tidak ditangani dengan baik, konflik hubungan industrial dapat berdampak pada operasional perusahaan maupun kesejahteraan karyawan.
Ada beberapa tuntutan yang disuarakan buruh Indomaret dalam aksi di depan Menata Indomaret, di PIK, Jakarta Utara, Selasa (26/5/2026).
- Menolak penghapusan upah lembur pada hari libur nasional.
- Menghentikan intimidasi dan pemaksaan terhadap pekerja.
- Melawan union busting dan intervensi terhadap serikat pekerja.
- Menghentikan pemutusan hubungan kerja (PHK) ilegal berkedok pengunduran diri.
- Menolak peraturan perusahaan yang merugikan pekerja.
- Mendesak pembentukan perjanjian kerja bersama (PKB) yang adil dan bermartabat.
Di media sosial, isu ini memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak yang mendukung tuntutan karyawan, namun ada juga yang berharap permasalahan dapat diselesaikan melalui jalur komunikasi tanpa mengganggu layanan kepada pelanggan.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara kepentingan perusahaan dan hak pekerja. Dialog yang konstruktif dinilai menjadi kunci untuk menemukan solusi terbaik bagi kedua belah pihak.