Fakta Terbaru Penangkapan Taufik Hidayat dan Motif Kejahatannya, Tersangka Penganiayaan Berat Terhadap Pacarnya YTR
--
Penyidikan lebih lanjut mengungkap metode kekerasan fisik yang berulang kali diterapkan tersangka untuk melumpuhkan korban. Berdasarkan berkas perkara, Taufik Hidayat secara sengaja mengarahkan pukulan keras ke bagian vital wajah korban, khususnya area mata dan mulut.
Tersangka memanfaatkan benda-benda di sekitar lokasi, seperti helm, untuk menghantam wajah korban hingga menyebabkan luka robek yang parah serta merontokkan beberapa gigi korban.
Dampak dari penganiayaan sistematis ini mengakibatkan YTR mengalami trauma fisik yang sangat berat hingga kehilangan fungsi penglihatan pada kedua matanya secara permanen. Penyepakan yang dilakukan di dalam kamar kos yang terkunci dari luar bertujuan agar korban tidak bisa mengakses fasilitas medis atau melaporkan kejadian tersebut kepada pihak luar, sehingga kondisi luka infeksi pada wajah korban sempat terbiarkan tanpa penanganan selama berhari-hari.
Aksi keji ini sempat luput dari perhatian warga sekitar karena taktik manipulasi informasi yang dijalankan oleh pelaku. Kepada tetangga kamar dan pemilik kos, Taufik Hidayat menyebarkan cerita bohong bahwa kondisi mata pacarnya rusak akibat komplikasi medis dari mata minus tinggi yang akut. Kebohongan ini sengaja dirancang agar orang-orang di sekitar lingkungan kos maklum dan tidak mencurigai perban atau lebam yang terlihat pada wajah korban.
Selain menyebarkan berita bohong, tersangka juga menggunakan senjata tajam untuk mengintimidasi siapa saja yang mencoba mencampuri urusannya. Beberapa saksi di sekitar tempat kejadian perkara mengaku sempat diancam dengan senjata tajam sejenis golok saat mencoba menegur suara keributan dari dalam kamar. Rasa takut akan ancaman fisik inilah yang membuat lingkungan sekitar sempat enggan melapor hingga akhirnya korban berhasil melarikan diri dan mendapat pertolongan.