Polemik Bantuan 2M Yayasan Bani Insan Peduli Kini Mencapai Titik Terang, Ali Zainal Abidin: 'Kami Selalu Kedepankan Kemanuasiaan'
--
Polemik yang sempat menyita perhatian publik terkait bantuan senilai Rp2 miliar antara Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) dan Griya Lansia Malang akhirnya mencapai titik akhir.
Suasana yang sebelumnya diwarnai kesalahpahaman saat ini berubah menjadi rekonsiliasi, seusai kedua belah pihak sepakat mengakhiri polemik serta kembali memusatkan perhatian pada misi kemanusiaan.
Founder Yayasan Bani Insan Peduli (BIP), H. Ali Zainal Abidin, menekankan bahwa dirinya tidak pernah memiliki persoalan pribadi dengan Ketua Griya Lansia Malang, Arief Camra. Bahkan, ia secara terbuka menyampaikan rasa hormat serta menganggap Arief sebagai sosok yang layak dijadikan guru dalam mengelola lembaga sosial.
“Saya pribadi tidak ada masalah apa pun dengan Pak Arief. Beliau orang hebat. Saya masih harus banyak belajar dari beliau, beliau guru saya,” kata Ali.
Berakhirnya polemik tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh pegiat sosial bahwa semangat fastabiqul khairat harus berjalan beriringan dengan transparansi, komunikasi yang baik, serta akuntabilitas.
Dengan berakhirnya dinamika tersebut, kedua lembaga diharapkan bsia kembali melanjutkan kiprah kemanusiaannya masing-masing sebagai upaya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.