Heboh! Gudang Ekspedisi di Kebumen Dilempari Bom Molotov, Paket Dijarah Hingga Banyak yang Rusak
--
OTONITY.com - Sekelompok pemuda yang berkelahi di Kebumen dengan sembrono melemparkan bom molotov ke lawan mereka, yang kemudian berlari ke gudang J&T di Desa Kaligending, Karangsambung. Seorang karyawan gudang juga menjadi korban serangan yang salah sasaran tersebut.
Para pelaku juga mencuri sekarung paket dari gudang. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu pagi (11 Juli) di gudang J&T Karangsambung di Desa Kaligending, Kecamatan Karangsambung, Kebumen.
Read more: Antrian Panjang SPBU di Medan dan Manado Viral, Benarkah Pertalite Hingga Solar Mulai Langka?
Sebelum menyerang gudang, para pelaku menyerang para pejalan kaki di Jembatan Merah Putih dan terlibat kejar-kejaran dengan kelompok lain. Saat mengejar kelompok lawan ke gudang J&T, salah satu pelaku, yang diidentifikasi sebagai RB, melemparkan bom molotov, membakar beberapa paket.
Beberapa pelaku kemudian memasuki gudang dan menyerang seorang karyawan J&T, karena mengira karyawan tersebut adalah bagian dari kelompok lawan yang bersembunyi di sana.
“Dalam situasi tersebut, salah seorang pelaku berinisial BGS diduga memanfaatkan keadaan dengan membawa kabur satu karung berisi paket Shopee dari dalam gudang,” kata Kepala Polisi Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, dalam konferensi pers di Markas Polisi Kebumen pada Rabu (15 Juli 2026).
“Untuk paket yang dibawa isinya apa aja kami masih meminta keterangan, termasuk jumlah kerugian juga masih dalam penyelidikan,” lanjutnya.
Setelah menerima laporan, Kepolisian Kebumen melakukan penyelidikan dan menetapkan RB sebagai tersangka dalam penyerangan gudang J&T. Sementara itu, dua pelaku lainnya, GJ dan BGS, saat ini buron atau masuk daftar buronan (DPO).
Read more: Siapa dr Ayu Kusumaningrum? Ini Profil Dokter Kecantikan yang Viral Usai Senggol Amanda Zahra
Polisi juga menyita beberapa barang bukti, termasuk sepeda motor yang digunakan pelaku, bambu, pecahan botol yang digunakan sebagai bom molotov, jaket yang terbakar, rekaman CCTV, dan tiga paket J&T yang rusak akibat kebakaran.