dr. Nevirizal Resmi Mundur dari Jabatan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues Aceh Usai Polemik Flexing Sang Anak
--
Dalam surat pengunduran dirinya, Nevirizal mengungkapkan bahwa langkah tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas munculnya perhatian publik perihal perilaku anggota keluarganya. Sikap anaknya sempat menimbulkan polemik serta memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap instansi pemerintah.
Read more: Profil Mondy Tatto Tersangka Pembunuhan Anak Punk, Konflik Cinta Segitiga yang Berujung Maut!
Meskipun permasalahan yang timbul bersifat pribadi, ia menyadari bahwa sebagai seorang pejabat publik, dirinya memikul tanggung jawab etika sebagai upaya menjaga integritas serta nama baik lembaga.
Ia berharap keputusan ini bisa memberikan ruang dan kesempatan supaya proses evaluasi serta perbaikan di lingkungan pemerintahan daerah bisa berjalan dengan baik.
"Demi menjaga nama baik institusi serta memberikan kesempatan agar proses evaluasi dan perbaikan dapat berjalan dengan baik, saya memilih mengundurkan diri dari jabatan yang saya emban saat ini," lanjutnya.
Melalui surat tertulis tersebut, Nevirizal juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam terhadap pimpinan, rekan kerja, serta seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Gayo Lues atas kegaduhan yang sempat terjadi.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, Dea, Putri dari Nevirizal mengonfirmasi sudah menghapus seluruh konten terkait dari semua akun media sosial miliknya. Ia juga berkomitmen untuk melakukan introspeksi diri kemudian memperbaiki caranya berinteraksi di media sosial.