SPBU Shell Kembali Beroperasi dengan Pemilik Baru, Ini Dia Perusahaan yang Resmi Ambil Alih
--
Secara keseluruhan, terdapat sekitar 200 SPBU yang masuk dalam kesepakatan tersebut, dengan lebih dari 160 unit berstatus milik perusahaan. Pengambilalihan tersebut tidak mencakup seluruh lini usaha Shell di Indonesia.
Bisnis pelumas tetap berada dalam pengelolaan Shell dan tidak masuk ke dalam transaksi penjualan SPBU. Pada September 2026, Shell bahkan telah memulai produksi di pabrik manufaktur gemuk yang memiliki kapasitas hingga 12 kiloton per tahun.
Fasilitas ini melengkapi pabrik pencampuran pelumas Shell di Marunda, Bekasi, dengan kapasitas produksi mencapai 300 juta liter per tahun. Sebelum proses pengalihan diselesaikan, SEFAS Group telah menyepakati rencana akuisisi seluruh bisnis SPBU Shell di Indonesia.
Perusahaan tersebut sebelumnya dikenal sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Tanah Air. Melalui langkah ini, SEFAS memperluas kegiatan usahanya dari distribusi produk energi ke sektor ritel bahan bakar.
CEO SEFAS Group, Ricky Roesli, sebelumnya menyampaikan bahwa pengambilalihan tersebut merupakan langkah lanjutan untuk mengembangkan bisnis perusahaan. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kelancaran perpindahan pengelolaan agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan dengan baik.
Read more: Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Bobotoh Persib, Ternyata Bukan Supporter Sepak Bola?