Saturday 24th of February 2024
×

Bangun Rumah di Sidoarjo! Penting Mengetahui Cara Hitung Bekisting yang Benar, Supaya Hasilnya Maksimal

Bangun Rumah di Sidoarjo! Penting Mengetahui Cara Hitung Bekisting yang Benar, Supaya Hasilnya Maksimal

--

OTONITY.com - Asbes saat ini masih menjadi unggulan banyak orang dalam penggunaannya. Hal ini karena asbes sendiri memiliki keunggulan dengan harga yang murah. Berikut ini adalah harga asbes gelombang plastik di Yogyakarta bulan November 2023. 

Sebuah bangunan umumnya terdiri dari berbagai elemen seperti dinding, lantai, atap, pintu, dan jendela. Bahan yang digunakan dalam pembangunan bangunan bisa beragam, seperti semen, beton, batu bata, kayu, logam, pipa atau kombinasi dari beberapa bahan tersebut


Bekisting merupakan struktur sementara yang terbuat dari kayu, besi, atau bahan lain. Tujuannya adalah untuk mendukung bagian konstruksi beton hingga mengeras dengan baik. Biasanya, bekisting dipasang mengelilingi kolom beton dan diperkuat dengan paku atau baut.

Fungsinya utama adalah membentuk dan menahan berat beton selama proses pengecoran. Setelah itu, bekisting tersebut diisi dengan beton hasil pengecoran, lalu dibongkar setelah beton mengeras sesuai standar.

Baca juga: Cara Menghitung Luas dan Rangka Atap Baja Ringan Untuk Membangun Hunian di Daerah Lumajang Berikut Estimasi Biaya Pemasangan

Baca juga: Cek Rekomendasi Model Desain Plafon Ruang Tamu di Daerah Batu Malang yang Minimalis dan Simple, Dijamin Aesthetic

Baca juga: Contoh Inspirasi Model Gapura Minimalis Dari Besi di Bojonegoro yang Bagus, Cocok Buat Batas Masuk Desa

Dalam konstruksi bangunan, bekisting kolom dibagi menjadi tiga jenis: bekisting kolom, sloof, dan pondasi. Bekisting kolom digunakan khusus untuk membuat struktur kolom beton di atas pondasi.

Bagian-bagian Bekisting Kolom

Dalam susunan kompleksnya, bekisting kolom mengintegrasikan beberapa komponen yang bekerja bersama untuk membentuk struktur yang diinginkan. Sebelum mempelajari cara menghitung volume bekisting kolom, penting untuk memahami elemen-elemen yang membentuknya:

1. Sepatu Kolom (Kicker)

Sepatu kolom, atau kicker, berada di bagian bawah bekisting kolom. Fungsinya adalah menjadi penyangga dan penopang sementara bagi beton kolom yang sedang dalam proses pengecoran.

Biasanya terbuat dari besi atau baja, sepatu kolom ditempatkan secara akurat dan stabil agar mampu menahan beban beton kolom dengan efisien. Penggunaan material berkualitas seperti besi beton atau baja tulangan KPS Steel sangat diperlukan.

2. Panel Bekisting (Shutter)

Panel bekisting atau shutter bertugas membentuk permukaan luar kolom. Biasanya terbuat dari bahan yang kokoh dan tahan air seperti kayu lapis (plywood/tripleks) atau plastik. Pemasangannya harus dilakukan dengan tingkat presisi tinggi agar beton kolom bisa dicor dengan tepat sesuai bentuk yang diinginkan.

3. Penyangga (Bracing)

Penyangga atau bracing merupakan bagian dari bekisting kolom yang memberikan dukungan dan stabilitas selama proses pengecoran. Biasanya terbuat dari bahan yang kuat dan fleksibel seperti kayu atau besi.

Penempatan komponen penyangga ini harus presisi untuk memastikan bekisting kolom tetap stabil dan aman selama proses pengecoran.

Sumber:

UPDATE TERBARU