Bato.to Resmi Tutup dan Akhiri Operasinya Secara Permanen, Ribuan Chapter Manga Kini Tak Terjangkau!
--
Penutupan Bato.to menjadi pukulan berat bagi komunitas, terutama setelah sebelumnya MangaDex mengalami penghapusan ribuan judul akibat DMCA pada 2025, serta Comick.io yang tutup pada September 2025.
Banyak pembaca mengungkapkan kekecewaan di media sosial, menyebut Bato.to sebagai “perpustakaan terakhir” yang menyimpan karya lama, terjemahan berkualitas tinggi, dan judul niche yang sulit ditemukan di platform resmi.
Meski demikian, pesan perpisahan tim juga mengandung nada positif. Beberapa staf mengindikasikan akan membentuk komunitas baru yang berfokus pada kegiatan membaca secara legal, meski belum ada detail lebih lanjut. Mereka juga mengingatkan agar pembaca tidak lagi membagikan situs ilegal di ruang publik untuk menghindari konsekuensi serupa di masa depan.
Read more: Download Plugin Gedung DPR TheoTown Terbaru 2026, Gratis & Mudah Dipasang! Begini Panduannya
Dampak dan Alternatif
Penutupan ini semakin memperkuat tren penegakan hak cipta yang semakin ketat di industri manga global. Publisher besar seperti Shueisha, Kodansha, dan Square Enix terus meningkatkan upaya anti-pembajakan, termasuk melalui tekanan hukum terhadap aggregator besar.
Bagi pembaca yang kehilangan akses, opsi resmi seperti Manga Plus, Viz Media, Webtoon, Tapas, atau aplikasi lokal seperti KakaoPage dan Naver Webtoon menjadi rekomendasi utama. Meski koleksi dan kecepatan rilis belum selengkap platform bajakan, dukungan langsung kepada kreator dianggap penting untuk keberlanjutan industri.
Bato.to mungkin telah pergi, tetapi warisan dan kenangan jutaan pembaca yang menikmati ribuan chapter secara gratis tetap membekas. Akhir sebuah era telah tiba, meninggalkan pertanyaan besar: platform mana yang akan mengisi kekosongan ini di tengah gelombang penegakan hukum yang semakin masif?