Profil Lengkap Juda Agung: Riwayat Pendidikan, Karier di BI, hingga Perannya di OJK yang Sangat Penting
--
Perjalanan Karier di Bank Indonesia
Karier Juda Agung di Bank Indonesia dimulai sejak tahun 1991. Selama lebih dari tiga dekade, ia telah menduduki berbagai posisi strategis yang membentuk kematangannya dalam mengambil keputusan.
Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur, Juda pernah dipercaya sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial, sebuah posisi krusial yang bertanggung jawab menjaga kesehatan sistem keuangan dari risiko sistemik.
Read more: Bato.to Resmi Tutup dan Akhiri Operasinya Secara Permanen, Ribuan Chapter Manga Kini Tak Terjangkau!
Ia juga sempat menjabat sebagai Direktur Eksekutif di Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter. Tak hanya berkiprah di dalam negeri, pengalaman internasional Juda juga sangat mumpuni. Ia pernah menjabat sebagai Executive Director di International Monetary Fund (IMF) yang mewakili konstituensi South East Asia Voting Group (SEAVG). Posisi ini memberinya perspektif global dalam memahami interaksi antara kebijakan domestik dan dinamika pasar internasional.
Kontribusi dan Jabatan Penting Lainnya
Pada Desember 2021, Juda Agung resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Dalam masa jabatannya, ia dikenal sangat vokal dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran dan pengembangan mata uang digital bank sentral (Central Bank Digital Currency/CBDC) atau Rupiah Digital. Selain itu, ia juga memegang peran penting di luar BI, yakni sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara Ex-officio.
Kehadiran Juda di OJK memastikan adanya koordinasi yang harmonis antara kebijakan moneter yang dirancang BI dengan pengawasan sektor jasa keuangan yang dijalankan OJK. Sinergi ini terbukti efektif dalam menjaga stabilitas perbankan nasional, terutama saat menghadapi tantangan inflasi dan perubahan suku bunga global yang dinamis sepanjang tahun 2024 hingga 2025.
Update 2026: Transisi dan Legacy