Wednesday 4th of February 2026
×

Link Video Cukur Kumis Viral di TikTok Full Versi, Cewek Muda yang Pose Mencurigakan yang Sita Perhatian Warganet

Link Video Cukur Kumis Viral di TikTok Full Versi, Cewek Muda yang Pose Mencurigakan yang Sita Perhatian Warganet

--

Namun, klarifikasi dari berbagai analisis menunjukkan bahwa video asli hanyalah klip pendek tanpa konten eksplisit yang sebenarnya.

Banyak link yang beredar di X (Twitter) dan platform lain sering kali mengarah ke situs phishing atau konten dewasa yang tidak terkait, dengan tujuan clickbait untuk mendapatkan trafik.


Identitas pemeran wanita masih misterius hingga kini. Beberapa unggahan di Instagram dan Facebook mengklaim mengetahui sosoknya, tetapi belum ada konfirmasi resmi.

Read more: Profil Aiptu Ikhwan Mulyadi yang Kini Diperiksa Propam Terkait Viral Tuduhan Es Gabus Bahan Spons, Semua Bukti di Kumpulkan!

Read more: Link Video Viral Kakak Manset Hitam Sok Imut TikTok Full 2026 Terbaru, Pose yang Bikin Netizen Curiga

Tren ini dimulai dengan caption seperti "Day 1 ngonten cukur kumis", yang berarti hari pertama membuat konten tentang mencukur kumis. Hal ini telah berevolusi menjadi campuran antara tutorial grooming, lelucon, dan peringatan keamanan digital. Situs LatestLY menjelaskan bahwa tren ini bukan sekadar tutorial cukur kumis biasa, melainkan campuran psikologis yang memanfaatkan rasa penasaran pengguna.

Di X, pencarian dengan kata kunci "cukur kumis viral" menghasilkan ratusan post, sebagian besar berupa link ke situs eksternal seperti cutebite.cfd atau vidtrends.id.

Banyak di antaranya adalah spam yang menjanjikan video full HD tanpa sensor, tetapi pengguna disarankan untuk berhati-hati karena berisiko malware atau penipuan. Contohnya, post dari akun @mu4hoa167871 dan @saramanna97 sering kali menyertakan link yang tidak diverifikasi.

Bagi yang penasaran, disarankan untuk mencari video asli di TikTok melalui akun resmi daripada mengikuti link mencurigakan. Pihak TikTok sendiri belum memberikan komentar resmi terkait tren ini, tetapi aturan komunitas mereka melarang konten yang menyesatkan atau berbahaya. Fenomena ini mengingatkan kita pada pentingnya verifikasi sumber sebelum mengklik link apa pun di internet.

Sumber:

UPDATE TERBARU