Risma Rusiana ART Viral Siksa Anak Majikan di Ujungberung Bandung, Orang Tua Korban Pilih Memaafkan
--
OTONITY - Kasus dugaan penganiayaan terhadap anak balita oleh asisten rumah tangga (ART) di Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, menjadi perhatian publik setelah video rekaman CCTV viral di media sosial pada pertengahan Februari 2026. Kejadian ini menyoroti isu kekerasan terhadap anak di lingkungan rumah tangga, di mana orang tua sering kali mengandalkan ART untuk pengasuhan saat bekerja. Meski bukti visual kuat menunjukkan tindak kekerasan, orang tua korban memilih jalur damai tanpa melanjutkan proses hukum, memicu diskusi luas tentang kemanusiaan, pertimbangan sosial, dan perlindungan anak di Indonesia.
Peristiwa ini mengingatkan pentingnya pemilihan pengasuh yang terpercaya, pemasangan CCTV sebagai alat pengawasan, serta komunikasi terbuka antara majikan dan pekerja rumah tangga. Kasus serupa sering terjadi di berbagai daerah, di mana faktor kelelahan, stres, atau kurangnya pengawasan menjadi pemicu kekerasan. Namun, keputusan orang tua untuk tidak menempuh jalur pidana menunjukkan pendekatan yang lebih humanis, meski menuai pro dan kontra dari masyarakat.
Read more: Baca Magic Emperor Chapter 821 Bahasa Indonesia, Zhuo Fan Hadapi Abyssal Swamp!
Kronologi Kejadian Terekam CCTV
Insiden terjadi pada Senin pagi, 16 Februari 2026, saat orang tua korban sedang bekerja di luar rumah. Balita korban, yang masih dalam usia rentan, berada di bawah pengawasan ART. Kecurigaan muncul ketika nenek korban yang berada di lantai bawah mendengar tangisan kencang cucunya. Ia segera meminta ayah korban untuk memeriksa rekaman CCTV rumah.
Dalam video yang terekam, terlihat ART melakukan tindakan kekerasan fisik terhadap balita saat proses sarapan atau interaksi sehari-hari. Balita menangis keras, bahkan hingga berdarah dari hidung akibat pukulan atau tamparan. Saat dikonfrontasi, ART awalnya berdalih hanya menegur anak karena mengupil terlalu dalam atau ada nyamuk di wajahnya, serta mengklaim tindakan itu hanya "menepuk". Namun, rekaman CCTV membuktikan sebaliknya—tindakan tersebut jelas melampaui batas teguran dan memenuhi unsur penganiayaan.
Ayah korban, yang disebut Fikri dalam beberapa klarifikasi, menyatakan bahwa ini bukan insiden pertama. ART sempat berbohong terkait pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) kepada anak keduanya sebelumnya. Setelah melihat bukti, ART langsung terdiam dan tidak bisa membantah lagi. Keluarga kemudian memutuskan untuk memutus hubungan kerja dengan ART secara langsung, tanpa melibatkan proses hukum formal.
UPDATE TERBARU
Profil Emil Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur yang Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Demokrat Jatim 2026-2031
Minggu / 30-08-2026,16:54 WIB
Cara Daftar Beasiswa Cahaya Pintar 2026 Untuk Siswa SD, SMP, dan SMA Persiapkan Diri Sebelum Deadline 3 September Nanti
Minggu / 30-08-2026,16:41 WIB
Intip Mekanisme dan Cara Pemilihan Ketum PBNU Melalui Sistem AHWA Dalam Muktamar ke-35
Minggu / 30-08-2026,16:32 WIB
Status Siaga! Gunung Merapi Erupsi Lagi, Awan Panas Meluncur Hingga 2.000 Meter dan Tercatat 11 Kali Guguran Lava
Minggu / 30-08-2026,16:26 WIB
Intip Harga dan Spesifikasi POCO F9 Pro & F9 Ultra Segera Debut Global, Baterai Jumbo dengan Desain Makin Elegan
Sabtu / 29-08-2026,14:24 WIB
Profil dan Biodata Larasanti Putri Mantika, Manager Bank Mandiri yang Viral Diduga
Sabtu / 29-08-2026,14:20 WIB
Awal Mula Larasanti Putri Mantika Viral, Manager Bank Mandiri Bikin Gempar Usai Hina Nasabah 'Kampungan'
Sabtu / 29-08-2026,14:15 WIB
Laksanakan Instruksi Presiden, BRIN dan Polri Siapkan Uji Coba 'Ubi Bombing' Demi Atasi Karhutla
Sabtu / 29-08-2026,14:08 WIB