Video Viral TNI AL Gebrak Ambulans di Surabaya Sambil Melawan Arus, Berujung Klarifikasi dan Minta Maaf
--
Oknum TNI AL Melawan Arus
Sampai saat ini, unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 2.900 tanda suka dan ratusan komentar dari netizen yang menyoroti perilaku oknum aparat tersebut di jalan raya.
"Iya, bicara kasar. Bicara kotor. Habis itu mukul kap mobil pakai tangan. Pas di samping dia membantah kalau dia salah (lawah arah). Yang saya sesalkan, marah-marah sampai memukul mobil, padahal yang lain pada minggir. Cuma bapak tentara ini aja yang emosi," ujar Varhan Aditya.
Perselisihan tersebut menyebabkan penundaan waktu penanganan medis selama 10 hingga 15 menit. Varhan memastikan bahwa meski sempat terhambat perdebatan, pasien yang dijemputnya tetap berhasil diantar ke rumah sakit rujukan dengan selamat.
Pakar keselamatan berkendara dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menilai tindakan tersebut masuk dalam kategori road rage. Ia menjelaskan bahwa perilaku impulsif di jalan sering dipicu oleh stres bawaan maupun kondisi kemacetan yang memicu emosi pengemudi.
"Situasi di jalan raya itu bisa saja memancing seseorang berperilaku impulsif. Perilaku impulsif itu bisa timbul karena stres bawaan sebelum kejadian misalnya stres karena pekerjaan, ataupun stres yang baru berlangsung akibat situasi jalan raya tersebut, misalnya karena kemacetan atau karena perilaku pengguna jalan lain," kata Jusri Pulubuhu.
Buntut dari viralnya video tersebut, Kopka Sujarwo didampingi atasannya kemudian mendatangi kantor YDSF pada Rabu (29/4) untuk mengklarifikasi tindakan terpujinya itu.
"Setelah datang ke sini, kita diskusi, saling menjelaskan kejadian dan Bapak Sujarwo juga mengakui kesalahannya. Untuk permasalahan sudah clear, sudah selesai," pungkasnya.
Demikianlah informasi mengenai berita yang tengah viral diantara masyarakat tanah air ini mengenai Video Viral TNI AL Gebrak Ambulans di Surabaya Sambil Melawan Arus. Jadi Pastikan kamu mengikuti kami untuk terus mendapatkan informasi terupdate!