Friday 12th of June 2026
×

Terbongkar! Ini Penyebab Mati Listrik di Jawa, PLN Ungkap Langsung Faktanya yang Bikin Geger

Terbongkar! Ini Penyebab Mati Listrik di Jawa, PLN Ungkap Langsung Faktanya yang Bikin Geger

--

OTONITY.com - Berikut ini adalah ulasan mengenai informasi yang belakangan ini santer beredar di media sosial terkait dengan penyebab mati listrik di Jawa. Mari simak faktanya yang wajib kamu tau di bawah ini hingga usai! 

Belakangan ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjawab isu yang beredar di masyarakar mengenai pemadaman listrik yang di sebagian wilayah di Jawa yang diduga lantaran pasokan batu bara untuk pembangkit listrik menipis. Apakah hal ini benar? Simak di sini faktanya! 


Read more: Viral! Isu Stok Batu Bara di PLTU Jawa Habis Buntut Kasus Mati Lampu Massal di Jawa, Begini Kata Jubir Bahlil

Read more: Viral Video Live Asusila Sesama Jenis di Banda Aceh : Polisi Tangkap Sepasang Pemuda, Dibidik Pasal Berlapis Qanun Jinayah dan UU ITE

Read more: Ini Daftar Perusahaan dan Bisnis Asli Tempat Giorgio Antonio Menjabat Sebagai CEO, Gajinya Bikin Melongo!

Penyebab Mati Listrik di Jawa

Dalam kesempatan ini diketahui bahwa Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menjelaskan listrik mati yang terjadi karena terdapat gangguan teknis saja. Kementerian ESDM pun kata Anggia sudah berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk mengantisipasi kejadian tersebut terulang.

"Tidak ada pasokan batu bara yang menipis yang pasti. Memang ada beberapa gangguan terkait teknis. Kita sudah berkomunikasi dengan PLN untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak berulang," tutur Anggia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Selain itu, Anggia juga menegaskan informasi mengenai akan adanya potensi pemadaman listrik yang lebih luas akibat krisis pasokan energi tersebut tidak benar.

"Kalau ada isu-isu yang akan ada pemadaman dan lain-lain, itu tidak benar, dipastikan tidak benar," ujarnya.

Pada kali ini Anggia mengatakan proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan batu bara yang masih berjalan tidak mengganggu pasokan batu bara ke pembangkit listrik nasional.

"Sejauh ini tidak ada permasalahan, apalagi Pak Menteri juga jelas menyampaikan terkait RKAB ini kan ada relaksasi bertahap ya, melihat bagaimana kebutuhan, tetap mempertimbangkan kebutuhan industri dengan kuota batubara yang tersedia ke sana," ujarnya.

Sumber:

UPDATE TERBARU