Video Klarifikasi Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Senilai 20 Juta Usai Bertemu Gibran Viral di Twitter, Kini Telah Dinonaktifkan
--
Gelombang spekulasi di internet akhirnya terjawab melalui sebuah sidang terbuka dan forum klarifikasi yang digelar oleh ratusan mahasiswa di dalam lingkungan Kampus UBK Jakarta.
Dalam video siaran langsung yang kemudian tersebar luas di internet, Ketua BEM FH UBK yang diidentifikasi bernama Muhammad Abdi Maludin menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di hadapan rekan-rekan mahasiswa dan jajaran dosen yang hadir.
Melalui pernyataan langsungnya dalam forum tersebut, Muhammad Abdi Maludin mengakui bahwa dirinya telah menerima sejumlah uang sebesar dua puluh juta rupiah. Berdasarkan pengakuan sepihak dari ketua organisasi mahasiswa tersebut, dana puluhan juta itu diberikan oleh oknum dari pihak kepolisian sebelum aksi berlangsung. Adapun tujuan pemberian dana tersebut diakui untuk mengondisikan titik unjuk rasa agar massa mahasiswa mengalihkan fokus dan tidak menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di area sensitif seperti Istana Negara atau Gedung DPR.
Informasi yang dihimpun dari forum klarifikasi internal kampus menunjukkan bahwa dana total dua puluh juta rupiah yang diterima oleh ketua organisasi tidak dinikmati secara pribadi, melainkan telah didistribusikan kepada beberapa oknum mahasiswa lainnya yang ikut andil dalam pergerakan.
Berdasarkan rekaman video interogasi yang beredar, nominal uang yang dibagikan berkisar antara dua juta hingga dua koma lima juta rupiah per orang.
Beberapa nama pengurus mahasiswa dari internal kampus ikut terseret dan disebut menerima bagian dari dana pengondisian tersebut, termasuk Wakil Ketua BEM FH serta perwakilan dari kepengurusan BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBK.
Di sisi lain, sempat beredar pula rumor liar di platform media sosial X yang mengeklaim total kucuran dana suap terorganisasi tersebut menyentuh angka hingga tiga ratus juta rupiah, meski klaim nominal ratusan juta tersebut disanggah oleh hasil interogasi resmi yang terjadi di dalam forum kampus.