Thursday 16th of July 2026
×

Fakta Kematian Dokter PPDS Tewas di Semak Belukar di Siak Terungkap, Begini Kronologi Lengkapnya!

Fakta Kematian Dokter PPDS Tewas di Semak Belukar di Siak Terungkap, Begini Kronologi Lengkapnya!

--

OTONITY.com - Seorang dokter yang mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sebagai residen anestesi di Rumah Sakit Daerah Tengku Rafian di Siak ditemukan meninggal dunia. Jenazah korban, yang diidentifikasi sebagai AKL (30), ditemukan di semak-semak di dekat rumah sakit.

Read more: Link Video Raranror Blunder Viral X dan Tiktok Full , Isinya Bikin Netizen Salah Fokus!


Read more: Fakta Sebenarnya Isu Emas Palsu 109 Ton yang Diusut Jampidsus Kejagung, Asli atau Palsu?

Jenazah korban ditemukan pada Selasa, 14 Juli 2026, setelah istri korban mencari suaminya. Sejak Senin (13 Juli) sore, istri korban, yang juga seorang dokter bernama YM (31), telah mencari korban.

Akhirnya, pihak rumah sakit memeriksa rekaman CCTV di sekitar rumah sakit. Rekaman CCTV menunjukkan korban berjalan menjauh dari rumah sakit.

Pencarian berlanjut selama dua hari. Pada hari kedua, Selasa (14 Juli), korban ditemukan meninggal dunia, tergeletak di semak-semak di dekat rumah sakit.

Penyebab kematian AKL masih belum diketahui. Pada ulasan dibawah ini yang kami lansir dari news.detik.com, berikut fakta-fakta kematian dokter PPDS:

Korban Dicari Istrinya

Pejabat Kepala Humas Polsek Siak, Inspektur Dedek Prayoga, mengungkapkan bahwa jenazah korban ditemukan setelah istri AKL, Dr. YM (31), menghubungi ponsel korban pada Senin siang, 13 Juli 2026. YM tidak dapat menghubungi suaminya karena ponselnya mati.

Istri korban kemudian mencoba mencari AKL di sekitar rumah sakit dan dengan rekan-rekannya di rumah sakit. Namun, tidak ada yang tahu di mana korban berada.

Read more: Kronologi Penipuan Tiket Konser BTS Arirang, Puluhan ARMY Tertipu Jastip Hingga Rugi Ratusan Juta

Upaya pencarian, termasuk menghubungi anggota keluarga di Bagan Batu, juga tidak berhasil.

"Berdasarkan data yang dihimpun, identitas korban bernama AKL, seorang dokter yang sedang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) residen anestesi di RSUD Tengku," kata Inspektur Dedek dalam pernyataannya pada Rabu (15 Juli).

Sumber:

UPDATE TERBARU