Wednesday 22nd of July 2026
×

Konflik Heni Sagara dan dr Oky Pratama: Perseteruan Skincare, Isu Buzzer, hingga Laporan Bareskrim

Konflik Heni Sagara dan dr Oky Pratama: Perseteruan Skincare, Isu Buzzer, hingga Laporan Bareskrim

--

OTONITY – Industri kecantikan dan kosmetik tanah air kembali diguncang isu panas yang melibatkan dua nama besar, yakni pengusaha pabrik kosmetik Heni Purnamasari (Heni Sagara) dan dokter spesialis estetika dr. Oky Pratama. Perselisihan sengit yang telah berlangsung lama ini kembali memuncak setelah pihak Heni Sagara mendesak aparat kepolisian untuk memeriksa dr. Oky atas dugaan keterlibatan aliran dana pencemaran nama baik.

Perselisihan antara Heni Sagara dengan dr. Oky Pratama bermula dari kegaduhan di media sosial mengenai isu "mafia skincare" dan peredaran produk kosmetik beretiket biru. Dalam sejumlah tayangan konten dan siniar (podcast), dr. Oky Pratama bersama sejumlah figur publik melemparkan kritik tajam mengenai dugaan pabrik kosmetik milik Heni Sagara yang memproduksi bahan berbahaya seperti merkuri dan hidrokinon.


Read more: Demo Mahasiswa Hari Ini 22 Juli 2026 Tutup Jalan Utama Jakarta, Gelombang Protes Bikin Jalanan Sekitar Jabodetabek Macet

Read more: Terungkap! Ini Motif Menantu di Lubuklinggau Nekat Bakar Rumah Mertua hingga Hanguskan 11 Bangunan, Terdeteksi Positif Narkoba

Tudingan tersebut dinilai sangat merugikan pihak Heni Sagara selaku pemilik PT Sagara Purnama dan PT Ratansha Purnama Abadi. Pihak Heni menegaskan bahwa seluruh produk yang diproduksi pabriknya telah memenuhi standar sertifikasi resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta membantah keras tuduhan keterlibatan dalam praktik ilegal.

Pengakuan Bukti Transfer Rp20 Juta ke Buzzer di Persidangan

Konflik hukum ini kian memanas ketika persidangan kasus pencemaran nama baik bergulir di Pengadilan Negeri. Dalam fakta persidangan, terungkap adanya temuan bukti transaksi atau transfer uang sebesar Rp20 juta dari dr. Oky Pratama kepada dua oknum buzzer yang didakwa menyebarkan narasi negatif dan fitnah terhadap Heni Sagara di media sosial.

Temuan bukti aliran dana tersebut mengejutkan pihak Heni Sagara. Ia menilai ada upaya terstruktur dan sengaja untuk merusak reputasi bisnis maklon kosmetik miliknya yang telah dibangun bertahun-tahun.

Merasa ada ketidakjelasan dan kelambatan dalam proses hukum, Heni Sagara bersama tim kuasa hukumnya menyambangi Bareskrim Polri guna mempertanyakan kelanjutan dari tiga laporan polisi yang telah dilayangkannya. Heni mempertanyakan alasan pihak kepolisian yang belum juga melakukan pemeriksaan intensif terhadap dr. Oky Pratama meskipun bukti petunjuk berupa aliran dana telah terungkap di persidangan.

Sumber:

UPDATE TERBARU