Isu Relokasi Besar-Besaran Lima Ratus Karyawan BUMN Menyusul Rencana Pengalihan Fungsi Gedung Telkom Oleh Badan Gizi Nasional
--
Imbas dari rencana ekspansi yurisdiksi kantor pemerintahan ini, sekitar 500 karyawan aktif BUMN dari berbagai divisi operasional yang saat ini sedang aktif berkantor di gedung tersebut terancam harus segera dievakuasi dan direlokasi ke fasilitas gedung cadangan lainnya milik Telkom.
Fakta Kunci Terkait Isu Relokasi BGN
Isu "Gedung BGN menggeser aset BUMN" ini mencuat per awal September 2026 dan memicu perbincangan hangat di kalangan karyawan pelat merah:
- Rencana Penggunaan Lahan: Kabarnya, BGN akan mengambil alih dan menggunakan 14 lantai di Gedung Graha Merah Putih (GMP) yang terletak persis di samping Telkom Landmark Tower.
- Relokasi Ratusan Karyawan: Isu yang beredar menyebutkan sekitar 500 karyawan BUMN yang saat ini menempati gedung tersebut harus segera direlokasi.
- Tenggat Waktu Pengosongan: Rumor internal mengklaim bahwa Surat Keputusan (SK) pemindahan telah terbit, dan gedung GMP ditargetkan bersih atau dikosongkan paling lambat 30 September 2026.
- Konfirmasi Pihak Telkom: Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, membenarkan adanya informasi awal terkait rencana penggunaan gedung GMP oleh BGN. Namun, manajemen Telkom saat ini masih menyiapkan tanggapan resmi mengenai detail tindak lanjutnya.
Read more: Terungkap Identitas Mayat Perempuan dalam Kardus di Babakan Ciparay Bandung, Korban Warga Lampung
Jika perpindahan ini terealisasi, maka kantor pusat BGN akan resmi bergeser dari lokasi sementaranya di Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. Alih fungsi ini menambah daftar panjang pemanfaatan aset-aset BUMN bernilai tinggi untuk perkantoran lembaga pemerintahan baru, seperti penggunaan kompleks Plaza Mandiri, Graha Mandiri, dan Wisma Mandiri oleh instansi negara lainnya.