Sunday 6th of September 2026
×

Rekaman CCTV Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan Viral Kepergok Lakukan Tindakan Asusila, Berujung Dicopot dan Dipindahkan

Rekaman CCTV Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan Viral Kepergok Lakukan Tindakan Asusila, Berujung Dicopot dan Dipindahkan

--

OTONITY.com - Viral! Langsung saja simak artikel di bawah ini kami akan membagikan informasi terkait dengan rekaman cctv kepala sekolah dan guru di Pekalongan yang viral yang sudah kami siapkan khusus untuk kamu! 

Video viral adalah sebuah video yang menjadi populer melalui proses viral dari pembagian Internet, biasanya melalui situs web berbagi video, media sosial yang sudah marak saat ini.


Adakalanya perkembangan teknologi yang terlalu cepat tidak diiringi dengan kebijakan dan kemampuan menyeleksi konten yang layak untuk ditampilkan di publik. Beberapa video tak senonoh yang viral sendiri sudah menjadi contohnya.

Read more: Video Viral 1 vs 3 Sama Keponakan Full HD yang Lagi Ramai di TikTok Isi Rekamannya Sukses Bikin Gagal Fokus Netizen

Kasus Kepsek-Bu Guru Pekalongan

Dalam era informasi seperti sekarang, akses yang mudah memungkinkan kita untuk mencari segala hal dengan cepat. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan teknologi ini untuk hal-hal yang bermanfaat. Berbagai platform seperti TikTok, Instagram, Twitter, dan lainnya dapat menjadi sumber informasi yang menarik dan hiburan yang terjangkau.

Dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, berbagai platform memberikan kemudahan untuk mendapatkan berita terkini, baik melalui sosial media maupun artikel yang dapat ditemukan melalui mesin pencari seperti Google.

Baru-baru ini diketahui beredar video terkait dengan oknum kepala sekolah dan guru di salah satu SD Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dikenai tindakan kedinasan setelah dugaan tindakan asusila keduanya di lingkungan sekolah terekam kamera CCTV.

Rekaman itu kemudian beredar di media sosial. Menanggapi ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Kholid mengatakan pihaknya telah menerima rekaman CCTV tersebut sejak awal Agustus 2026 dan langsung melakukan penelusuran serta klarifikasi, seperti dikutip dari Metro Pekalongan jaringan Pontianak Post), Sabtu (5/9/2026).

"Begitu sudah kami pastikan kebenaran video tersebut, langsung kami eksekusi dan kami tangani secara kedinasan atau kepegawaian," jelas Kholid.

Sumber:

UPDATE TERBARU