Thursday 8th of October 2026
×

Kronologi Mahasiswa Kampus Swasta di Medan Diduga Lompat dari Lantai 22 Sempat Terekam CCTV, Keluarga Tolak Autopsi Jenazah

Kronologi Mahasiswa Kampus Swasta di Medan Diduga Lompat dari Lantai 22 Sempat Terekam CCTV, Keluarga Tolak Autopsi Jenazah

--

Pihak Kampus Konfirmasi Korban Bukan Mahasiswa UNPRI

Kabar mengenai kejadian tersebut sempat membuat mahasiswa UNPRI heboh. Informasi yang beredar di media sosial bahkan menyebut DR sebagai mahasiswa baru di kampus tersebut.

Setelah dilakukan pengecekan, pihak UNPRI memastikan informasi tersebut tidak benar. Devi mengatakan DR bukan mahasiswa UNPRI, melainkan mahasiswa Universitas Satya Terra Bhineka yang berada di Jalan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal.


Meski tidak memiliki status sebagai mahasiswa UNPRI, pihak kampus tetap berkoordinasi dengan keluarga korban. Hal itu dilakukan karena DR ditemukan di lingkungan kampus tersebut.

Read more: 284 Orang Diduga Keracunan Usai Santap Menu di Restoran Korea 88 Bandung, Begini Kronologi Lengkapnya!

Keterangan dari keluarga juga membantu menjelaskan alasan DR sebelumnya pernah berada di UNPRI. Menurut Devi, korban pernah datang ke kampus ketika sebuah gereja mengadakan kegiatan di aula UNPRI. Rumah DR juga disebut berada cukup dekat dengan lokasi kampus.

“Dari informasi pihak keluarga juga, bahwa korban pernah datang ke UNPRI saat Gereja mengadakan acara di aula kampus. Selain itu, jarak rumah korban dengan kampus UNPRI memang cukup dekat,” ujar Devi.

Keluarga juga menyampaikan kepada pihak kampus bahwa DR sedang mengalami depresi berat. Informasi tersebut masih merupakan keterangan dari keluarga dan menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam proses penyelidikan mengenai kondisi korban sebelum kejadian.

Polisi telah mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Penyidik juga memeriksa rekaman CCTV untuk mengetahui aktivitas DR sebelum peristiwa terjadi.

Kapolsek Medan Baru Kompol Bambang G Hutabarat mengatakan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan DR datang ke kampus seorang diri. Namun, polisi masih mengurutkan rekaman dari sejumlah kamera untuk mendapatkan gambaran kronologi yang lebih lengkap.

“Kalau lihat hasil sementara di CCTV-nya (datang) sendiri. Namun, ini lagi kami pelajari CCTV-nya. Kami lagi ngurutin dulu,” ujar Bambang.

Polisi menduga DR jatuh dari lantai 22 menuju lantai 10. Meski demikian, penyidik masih mendalami apakah korban sengaja menjatuhkan diri serta apa yang menjadi latar belakang peristiwa tersebut. Motif maupun penyebab pasti kejadian belum disimpulkan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis sebelumnya juga membenarkan adanya laporan tentang seorang pria yang diduga jatuh dari lantai 22 salah satu kampus swasta di Kecamatan Medan Petisah. Polisi menerima informasi tersebut pada Rabu malam dan langsung melakukan pengecekan di lokasi.

Hingga Kamis (8/10/2026), polisi masih mengumpulkan keterangan dari pihak terkait dan menganalisis rekaman CCTV untuk menyusun rangkaian kejadian. Sementara itu, kegiatan perkuliahan di UNPRI tetap berlangsung normal.

Perlu dicatat bahwa informasi disampaikan untuk kepentingan pemberitaan dan tidak dimaksudkan untuk mendorong tindakan serupa. Jika Anda atau orang yang Anda kenal dalam kondisi darurat, segera hubungi layanan kegawatdaruratan setempat.

Demikianlah informasi duka kali ini. Semoga korban dan keluarga diberikan ketabahan untuk segera pulih dari kejadian kali ini. Mari kita berdoa untuk korban!

Sumber:

UPDATE TERBARU