Saturday 17th of October 2026
×

IHSG Anjlok 11,57 Persen ke Level 5.185 Akibat Panik Usulan MSCI, Indeks Saham Gabungan Anjlok Terparah Sejak 1998

IHSG Anjlok 11,57 Persen ke Level 5.185 Akibat Panik Usulan MSCI, Indeks Saham Gabungan Anjlok Terparah Sejak 1998

--

Pemicu utama dari runtuhnya IHSG adalah rilis resmi dari MSCI yang menyatakan bahwa status Indonesia sebagai *Emerging Market* atau pasar berkembang sudah tidak lagi sesuai dengan kondisi riil saat ini.

MSCI menyoroti berbagai isu fundamental terkait dengan aspek *investability*, transparansi kepemilikan struktur saham korporasi besar, hingga adanya dugaan praktik perdagangan saham terkoordinasi yang tidak wajar di pasar reguler. Lebih jauh, MSCI membuka periode konsultasi bagi para pelaku pasar global hingga tanggal 30 April 2027 untuk memberikan masukan, sebelum keputusan final mengenai penurunan status pasar modal Indonesia menjadi *Standalone Market* diumumkan secara resmi pada akhir Juni 2027.


Read more: Kantor BPN Karawang Terbakar Hingga 70% Bangunan Hancur, Apa Penyebabnya?

Efek domino dari peringatan dini ini diproyeksikan sangat masif bagi stabilitas ekonomi makro nasional. Para analis pasar modal memperkirakan ada risiko eksodus dana asing (*capital outflow*) dalam skala besar yang nilainya berpotensi menembus US$ 28 miliar jika penurunan status pasar tersebut benar-benar direalisasikan.

Selama masa konsultasi berlangsung, MSCI juga mengambil langkah tegas dengan membekukan seluruh rencana perubahan indeks untuk emiten-emiten asal Indonesia. Ini berarti tidak akan ada penambahan saham baru ke dalam MSCI Indonesia Investable Market Index, serta penahanan kenaikan bobot saham pada segmen indeks yang lebih tinggi. Pembekuan ini memicu sikap kehati-hatian tingkat tinggi dari manajer investasi global dalam menempatkan dana mereka pada aset-aset berisiko di dalam negeri.

Sumber:

UPDATE TERBARU