Friday 30th of October 2026
×

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Bobotoh Persib, Ternyata Bukan Supporter Sepak Bola?

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Bobotoh Persib, Ternyata Bukan Supporter Sepak Bola?

--

ROOT OTONITY - Berikut adalah informasi mengenai Pelaku Pembunuhan Bobotoh yang sedang ramai di media sosial. Simak terus artikel di bawah ini biar kamu nggak ketinggalan informasi lengkapnya!

Belakangan ini banyak sekali kabar menghebohkan yang membuat warganet tak habis pikir dengan aksi yang dilakukan oleh seseorang. Salah satu berita menghebohkan tersebut adalah Pelaku Pembunuhan Bobotoh.


Ingin tahu lebih lanjut? baca artikel ini sampai habis ya!

Read more: Spesifikasi dan Harga HP HUAWEI Nova 16s Baterai 7.000 mAh dan SuperCharge Turbo 100W Cocok Buat Mobilitas Tinggi

Pelaku Pembunuhan Bobotoh

Identitas tersangka, seorang pria berusia 29 tahun (bukan 26 tahun) yang diidentifikasi sebagai MR, akhirnya terungkap dalam kasus pembunuhan seorang Bobotoh (pendukung Persib) asal Bogor. Kepolisian Bogor memberikan rincian mengenai latar belakang tersangka yang dituduh melakukan penyerangan yang merenggut nyawa Arief Rahman Kusuma, seorang remaja berusia 16 tahun. Korban meninggal dunia setelah punggungnya disabet dengan celurit saat dalam perjalanan pulang usai menyaksikan pertandingan antara Garudayaksa FC dan Persib di Stadion Pakansari, Bogor.

Awalnya, pihak kepolisian tidak mengungkapkan kasus ini. Namun, setelah adanya desakan kuat dari masyarakat, Kepolisian Bogor akhirnya membeberkan detail kejadian tersebut kepada awak media.

Latar belakang tersangka, MR, telah diklarifikasi. Polisi juga telah menyita celurit yang digunakan dalam serangan terhadap siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) tersebut—senjata yang menjadi penyebab kematiannya. Sebelum insiden berdarah itu terjadi, tersangka sempat makan bersama istrinya; saat itu, ia membawa serta celurit tersebut.

Senjata itu digunakan untuk menyerang korban yang sedang dalam perjalanan bersama sekelompok pendukung lainnya. Penyerangan terjadi di kilometer 51 jalan tol Jakarta-Bogor, di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Korban mengalami luka parah dan segera dilarikan ke RSUD Bakti Pajajaran di Cibinong, namun nyawanya tidak tertolong. Kapolres Bogor, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, menyatakan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka memang memiliki kebiasaan membawa senjata tajam.

Read more: Woosung Kim WN Korsel di Gili Trawangan Divonis 8 Bulan Penjara dan Denda Rp 20 Juta Usai Lakukan Kekerasan Seksual

"Pelaku saat itu sedang berjalan bersama istrinya. Dia—tersangka—memang terbiasa membawa celurit," ujar Arfan di Mapolres Bogor pada Kamis, 29 Oktober 2026. Tersangka diduga sering mencari kesempatan untuk terlibat dalam perkelahian di sekitar area yang dikenal sebagai "Jembatan Hitam" di Kecamatan Sukaraja—tepatnya di sepanjang jalan raya Jakarta-Bogor. Saat melihat iring-iringan sepeda motor melintas usai sebuah pertandingan, tersangka mendekati kelompok tersebut dan menyerang korban, ARK, menggunakan celurit yang dibawanya. "Saat itu... singkatnya, tidak ada target khusus atau semacamnya; menurut pengakuan tersangka sendiri, aksinya benar-benar acak," ujar Silfi. Diketahui bahwa korban sedang mengendarai sepeda motor ketika serangan itu terjadi.

"Akibat serangan tersebut, ARK mengalami luka parah; setelah dilarikan ke rumah sakit, ia dinyatakan meninggal dunia.

Tersangka saat ini tidak memiliki pekerjaan."

Itulah informasi mengenai Pelaku Pembunuhan Bobotoh yang berhasil ditangkap oleh polisi yang wajib kamu tahu. Ikuti kami terus untuk update tentang topik favorit kamu!

Sumber:

UPDATE TERBARU