Tuesday 18th of June 2024
×

Profil dan Biodata Dokter Tifa yang Tuduh Gibran Pakai Ijazah Palsu Sebut Anak Presiden Jokowi Hanya Kursus di Australia

Profil dan Biodata Dokter Tifa yang Tuduh Gibran Pakai Ijazah Palsu Sebut Anak Presiden Jokowi Hanya Kursus di Australia

--

Sebelum dituduh memakai ijazah palsu, Gibran pernah disebut membeli ijazah dari luar negeri. Saat itu, pemilik akun Twitter @yusuf_dumdum membuat postingan yang menuliskan Gibran membeli ijazah dari luar negeri, pada Rabu (12/10/2022) pukul 12.42 WIB.

Pemilik akun tersebut juga mengunggah sebuah foto Gibran saat diwisuda. 


"Gibran @gibran_tweet tercyduk beli Ijazah dari luar negeri. Pasti mahal bayarnya. ????" tulis akun tersebut.

Unggahan itu bahkan sempat disukai lebih dari 1.200 pemilik akun Twitter dan dicuitkan ulang 164 pengguna Twitter. Postingan tersebut bahkan dikomentari oleh adik kandung Gibran, Kaesang Pangarep @kaesangp.

Baca juga: Dipersekusi Warga! Video Dua Sejoli di Lombok Timur Kepergok Mesum Viral Media Sosial

Baca juga: Nonton Serial Monarch: Legacy of Monsters S1 (2023) Eps 3 Sub Indo, Tonton Gratis Disini!

Baca juga: Sinopsis Monarch: Legacy of Monsters Season 1 (2023), Sebuah Serial Barat Produksi Apple TV Tentang SpinOff Monsterverse

Profil dan Biodata Dokter Tifa yang Tuduh Gibran Pakai Ijazah Palsu

Dokter Tifa  dikenal sebagai seorang dokter sekaligus ahli saraf nutrisi. Ia mulai dikenal publik usai pernyataannya soal ijazah palsu milik Presiden Jokowi.

Dokter Tifa diketahui merupakan ahli epidemiologi molekuler, serta praktisi makanan kesehatan. Hal ini terbukti dari beberapa tulisan dan publikasinya soal penelitiannya mengenai makanan sehat.

Dokter Tifa juga menjabat sebagai Presiden Ahlina Institute Jakarta sejak tahun 2017 lalu. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) ini juga menjabat sebagai Executive Director di Center for Clinical Epidemiology & Evidence RS Cipto Mangunkusumo Jakarta sejak tahun 2009.

Dokter Tifa juga berhasil menyelesaikan pendidikan doktornya dan mendapatkan gelar Ph.D. sebagai ahli Molecular Epidemiology dari Universitas Indonesia (UI).

Aktif berorganisasi dan menyuarakan pendapatnya ia menjabat sebagai sebagai Sekretaris Jenderal untuk Indonesian Clinical Epidemiology & Evidence-Based Medicine Network sejak tahun 2010 hingga saat ini.

Profesinya sebagai dokter dan ahli di berbagai bidang kesehatan membuatnya kerap kali mengomentari soal isu kesehatan di Indonesia. Tak hanya itu, Dokter Tifa juga sering mengkritik pemerintah lewat media sosialnya. Semoga bisa membantu!

Sumber:

UPDATE TERBARU