Waduh! Kapal Pertamina di Selat Hormuz Masih Tertahan Sampai Saat Ini? Begini Faktanya yang Wajib Kamu Tau
--
Dalam kesempatan ini juga ditegaskan bahwa, pemerintah ingin kebebasan navigasi dihormati dengan tetap mematuhi hukum internasional.
Usai AS dan Iran menyepakati perjanjian gencatan senjata pada Selasa (7/4/2026), Iran menjamin bakal membuka Selat Hormuz, minimal untuk dua minggu ke depan.
"Selama dua minggu, dibuka jalur aman melalui Selat Hormuz melalui koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran dan dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis," tulis Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di X, dikutip dari AFP.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dalam pernyataan terpisah mengatakan, negosiasi dijadwalkan berlangsung dua minggu, tetapi dapat diperpanjang dengan kesepakatan bersama para pihak.
Read more: Video Viral Wanita di Aceh Diduga Mesum dalam Mobil Langsung Digrebek Warga Sampai Sang Pria Kabur
Pada kesempatan yang berbeda, Trump menyampaikan, kesepakatan untuk membuka Selat Hormuz tercapai di menit-menit terakhir tenggat waktu yang diberikannya kepada Iran.
“Ini akan menjadi gencatan senjata dua sisi!” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
“Alasannya adalah karena kita telah memenuhi dan melampaui semua tujuan militer, dan sudah sangat jauh dalam mencapai kesepakatan definitif mengenai perdamaian jangka panjang dengan Iran, dan perdamaian di Timur Tengah,” tambahnya.
Trump menyebut, Iran telah mengajukan proposal 10 poin yang dinilai sebagai “dasar yang layak” untuk negosiasi.
Trump pun berharap kesepakatan tersebut dapat “diselesaikan dan dituntaskan” dalam periode dua minggu.
Kami harap informasi yang disampaikan di atas bisa membantu kamu menyelesaikan problematika kamu yang satu ini. Jangan lupa untuk selalu belajar hal baru setiap hari ya! Terimakasih sudah membaca!