Lecehkan Mahasiswi Asing, Guru Besar Unpad Kini Resmi Dinonaktifkan dari Kampus!
--
Meskipun korban pelecehan digital mungkin tidak mengalami cedera fisik, Dr. Lahargo menekankan bahwa kerusakan pada harga diri, martabat, dan rasa aman mereka bisa sangat besar.
"Secara psikologis, yang terluka adalah self esteem (harga diri), sense of safety, trust terhadap lingkungan sosial, body image dan rasa tidak berdaya," katanya.
Read more: Harga Plastik Melonjak Drastis April 2026: Penyebab, Dampak, dan Strategi UMKM
Lebih lanjut, korban dapat mengalami gangguan stres pascatrauma (PTSD), gangguan mental yang dipicu oleh peristiwa traumatis. Hal ini dapat memengaruhi semua aspek kehidupan korban di masa depan.
"Chat bisa dihapus, tetapi jejak emosinya bisa tinggal lama di memori korban. Dampaknya dapat berupa kecemasan, rasa malu, sulit konsentrasi, hingga gejala trauma," simpulnya.