Viral! Oknum TNI AD Acak-acak Toko di Kemayoran gara-gara Biaya Admin QRIS Rp1.000, Kini Pilih Jalur Damai
--
Dalam keributan tersebut, Sertu AW juga dilaporkan mengalami luka tusuk yang diduga terjadi saat pemilik toko berusaha membela diri di tengah pengeroyokan.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, mengonfirmasi keterlibatan anggotanya dalam insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa institusi TNI AD tidak akan menoleransi tindakan yang merugikan masyarakat sipil.
"Kami sampaikan bahwa benar telah terjadi insiden keributan antara seorang prajurit TNI AD dengan warga sipil. Saat ini, oknum yang bersangkutan tengah diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Brigjen Donny dalam keterangannya pada Selasa (5/5/2026).
Pihak TNI AD berjanji akan melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk terhadap rekan-rekan Sertu AW yang diduga ikut serta dalam aksi perusakan. Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat juga telah melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan Polisi Militer (POM) untuk penanganan kasus ini lebih lanjut.
Pemilik toko "Adi Jaya" saat ini sedang dalam proses inventarisir kerugian materiil. Selain kerugian fisik, insiden ini juga menimbulkan trauma bagi para penjaga toko yang menjadi korban intimidasi dan kekerasan di lokasi kejadian.