Inilah Dampak Naiknya BI Rate Jadi 5,25 Persen yang Wajib Kamu Tau, Kelas Menengah Harus Mulai Menerapkan Mindful Spending
--
Ketika biaya dana perbankan membengkak akibat BI-Rate naik, bank akan segera menyesuaikan bunga KPR demi menjaga margin keuntungan. Namun, penyesuaian ini biasanya tidak terjadi seketika karena ada jeda waktu sekitar 3 hingga 6 bulan sebelum bank resmi menaikkan cicilan bulanan.
Kondisi berbeda dialami oleh pemilik KPR Suku Bunga Tetap (Fixed Rate). Nasabah yang masih berada dalam masa promo, seperti fixed 3 atau 5 tahun, atau yang mengambil produk KPR Syariah dengan skema fixed sepanjang tenor, bisa merasa lebih tenang.
Diketahui bahwa skema cicilan tersebut dipastikan aman dan tidak akan berubah hingga masa kontrak fixed berakhir. Efek dari kenaikan BI-Rate baru akan terasa ketika masa promo selesai dan bunga beralih ke sistem mengambang atau floating.
Read more: Viral Aksi Pelecehan Verbal di Kereta Lokal Garut, Sekelompok Pria Diturunkan Paksa oleh Petugas KAI
Nah, untuk pemilik KPR Subsidi (FLPP) karena jenis kredit ini sama sekali tidak terdampak oleh kebijakan BI. Pemerintah telah mengunci suku bunga KPR subsidi di angka tetap 5 persen hingga masa tenor lunas.
Perubahan BI-Rate tidak akan menggeser nilai cicilan KPR subsidi sepeser pun. Bagi masyarakat yang memiliki cicilan dengan bunga floating, sangat disarankan untuk mulai meninjau kembali pengeluaran bulanan sebagai langkah antisipasi kenaikan tagihan dalam beberapa bulan ke depan.
Kami harap informasi yang disampaikan di atas bisa menjawab pertanyaanmu. Sekian pembahasan terkat Dampak Naiknya BI Rate Jadi 5,25 Persen. Jangan lupa untuk selalu belajar hal baru setiap hari ya! Terimakasih sudah membaca!