Wednesday 17th of June 2026
×

Gempa Palu M 6,7 Terjadi Mendadak, 38 Warga Mengalami Luka-Luka dan Puluhan Rumah di Berbagai Kota Rusak Berat

Gempa Palu M 6,7 Terjadi Mendadak, 38 Warga Mengalami Luka-Luka dan Puluhan Rumah di Berbagai Kota Rusak Berat

--

Daftar Wilayah Terdampak dan Skala Intensitas MMI

Dampak getaran gempa dirasakan meluas di beberapa kabupaten dan kota di Pulau Sulawesi dengan tingkat kekuatan yang bervariasi berdasarkan estimasi shakemap:

  • Skala VI-VII MMI (Palu): Guncangan sangat kuat dirasakan oleh semua penduduk, memicu kepanikan massal hingga warga berlarian keluar rumah, serta mampu menimbulkan kerusakan ringan hingga sedang pada bangunan yang tidak kokoh.
  • Skala V-VI MMI (Sigi): Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, membuat barang-barang terpelanting, dan mengakibatkan kerusakan dinding luar bangunan.
  • Skala III MMI (Polewali Mandar, Mamasa, Mamuju, Pasangkayu): Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk besar sedang berlalu.
  • Skala II-III MMI (Pinrang, Parepare, Pohuwato, Boalemo, Gorontalo, Luwu Utara): Guncangan lemah yang membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta pantauan visual di lapangan mengonfirmasi adanya kerusakan sejumlah fasilitas umum dan bangunan publik yang cukup signifikan. Beberapa titik infrastruktur penting dilaporkan mengalami kerusakan struktural, di antaranya Gedung Universitas Tadulako, Kantor Bupati Sigi, Hotel Santika, serta Hotel Best Western.


Read more: Geger! Raffi Ahmad Klarifikasi Isu Suap Bea Cukai Blueray Cargo Didampingi Hotman Paris, Ternyata Begini Faktanya

Read more: Viral Video Live Asusila Sesama Jenis di Banda Aceh : Polisi Tangkap Sepasang Pemuda, Dibidik Pasal Berlapis Qanun Jinayah dan UU ITE

Di sektor pemukiman, kerusakan dinding retak, atap roboh, hingga jalan aspal terbelah dilaporkan terjadi secara masif di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Selain itu, akses transportasi darat yang menghubungkan jalur Palu–Napu dilaporkan terputus total akibat material longsoran lereng gunung yang dipicu oleh guncangan tektonik tersebut.

Hingga informasi terkini dihimpun, tercatat sedikitnya 38 warga mengalami luka-luka akibat terkena reruntuhan material bangunan. Korban yang mengalami luka berat langsung dilarikan dan dirujuk ke RSUD Torabelo untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Di Kota Palu sendiri, suasana dramatis sempat terjadi saat petugas medis terpaksa mengevakuasi para pasien di Rumah Sakit Samaritan dan RS Anutapura ke area terbuka demi mengantisipasi bahaya struktur runtuh.

BMKG mencatat dinamika patahan bumi masih terus bergerak pasca-gempa utama. Hingga tenggat monitoring awal, telah terjadi puluhan aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar mencapai M 5,1 dan M 5,2. Masyarakat diimbau keras oleh Situs Resmi BMKG agar tidak menempati bangunan yang sudah retak atau rusak, serta tidak mudah mempercayai berita hoaks yang beredar di media sosial.

TAG:
Sumber:

UPDATE TERBARU