Wednesday 22nd of July 2026
×

Modus Korupsi Proyek Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Iming Iming Skema Pool Bucket Proyek Infrastruktur

Modus Korupsi Proyek Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Iming Iming Skema Pool Bucket Proyek Infrastruktur

--

OTONITY – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi membongkar skandal korupsi besar yang menjerat Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Dalam konferensi pers pasca-penangkapan, lembaga antirasuah tersebut membeberkan secara rinci modus operandi canggih yang digunakan oleh sang bupati untuk mengeruk keuntungan pribadi hingga belasan miliar rupiah.

Praktik culas ini tidak hanya melibatkan benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa, melainkan juga suap terstruktur, setoran rutin hari raya, hingga skema pencucian uang bermodus investasi saham di sektor medis.


Read more: Profil dan Biodata Nesia Weroza Puspa, Aktris Sekaligus Influencer yang Baru Saja Gelar Pernikahan Megah di Senayan Jakarta

Read more: Siapa Handika Honggowongso? Sosok Kuasa Hukum Don Ritto yang Terjerat Pusaran Mega Korupsi Jampidsus

Modus utama yang dijalankan oleh Lalu Ahmad Zaini berpusat pada rekayasa puluhan paket proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Sang bupati diketahui menerbitkan instruksi khusus kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengondisikan agar Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (PT AMGM), Sudirman, mendapatkan jatah pengerjaan proyek strategis untuk tahun anggaran 2025 hingga 2026.

Sedikitnya terdapat 32 paket proyek pengadaan barang dan jasa bernilai total Rp41,7 miliar yang sengaja dimanipulasi secara sistematis.

Untuk mengelabui sistem pengawasan peradilan dan administrasi negara, Sudirman tidak menggunakan nama perusahaannya sendiri dalam proses lelang resmi. Ia memanfaatkan sebuah korporasi swasta, yakni CV Dyas Karya Konstruksi, yang dioperasikan sebagai wadah penampung atau skema pool bucket proyek.

Sumber:

UPDATE TERBARU