Monday 27th of July 2026
×

Tewas Misterius! Sutrimo, Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang Ditemukan Meninggal di Kebayoran Baru

Tewas Misterius! Sutrimo, Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang Ditemukan Meninggal di Kebayoran Baru

--

Kejanggalan dan Sorotan Publik

Berikut adalah poin-poin kejanggalan terkait peristiwa tersebut:

 

  • Barang Pribadi Hilang: Pihak keluarga mempertanyakan keberadaan barang-barang pribadi milik almarhum seperti telepon genggam (HP), kartu ATM, dompet, dan pakaian terakhir yang dikenakan karena belum diserahkan kembali. 
  • Kaitan dengan Kasus Febrie Adriansyah: Publik dan media sosial ramai mengaitkan kematian Sutrimo dengan posisi almarhum sebagai saksi kunci. Nama Febrie Adriansyah sendiri sedang menjadi sorotan setelah mengundurkan diri dan ditetapkan sebagai tersangka korupsi serta TPPU terkait kasus batu bara dan PT Asabri.
  • Respons Kepolisian: Kabid Humas Polda Metro Jaya meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi liar dan menyatakan bahwa penyebab pasti kematian masih terus didalami melalui pemeriksaan saksi medis, rekam medis, serta uji laboratorium forensik. 

Read more: Fitur Canggih Samsung Galaxy Glasses Segera Dirilis, Hadirkan Kacamata Pintar yang Dipadukan dengan AI!

Read more: Kronologi Kematian Muhammad Zulfikar Drakel, Dokter Intership Lampung yang Ketahuan Setelah Tak Masuk 3 Hari!

Read more: Kakek Umar KM Nurul Salsa Tenggelam, Berikan Pelampung Terakhir Untuk Sang Cucu Viral di Media Sosial!

Dalam proses olah TKP, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri mengamankan sejumlah barang bukti penting. Di antaranya adalah sepeda motor milik korban, sebuah kotak hitam misterius, serta bantal dan sprei berwarna hijau yang ditemukan di sekitar area tempat korban terkapar.

Di tengah derasnya asumsi publik di media sosial yang mengarah pada dugaan pembunuhan berencana, aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menyatakan bahwa penyidik berkomitmen mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan berbasis ilmiah (scientific crime investigation). Hingga kini, polisi masih melakukan klarifikasi terhadap saksi medis, rekam jejak pemesanan ambulans, serta menunggu hasil otopsi laboratorium forensik untuk menentukan penyebab pasti kematian.

 

Sumber:

UPDATE TERBARU