Monday 27th of July 2026
×

Mengenal Primawan Satrio, Jadi Pembaca TEDxJakarta, Ini Kiprahnya dalam Membangun Agensi Rekrutmen Global

Mengenal Primawan Satrio, Jadi Pembaca TEDxJakarta, Ini Kiprahnya dalam Membangun Agensi Rekrutmen Global

--

OTONITY – Dikenal sebagai pelopor gerakan edukasi karier luar negeri #KaburAjaDulu, Primawan Satrio kini aktif membantu ratusan pekerja teknologi tanah air menembus pasar global tanpa biaya agensi yang menjerat. Kiprahnya dalam mengadvokasi diaspora Indonesia ini bahkan membawanya terpilih sebagai salah satu pembicara utama di panggung bergengsi TEDxJakarta.

Perjalanan profesional Prima berakar dari latar belakang pendidikannya di bidang Teknik Informatika Universitas Telkom. Setelah lulus, ia menghabiskan waktu sekitar lima tahun bekerja secara mendalam di industri teknologi, baik sebagai pengembang program maupun pengelola produk. Pemahaman teknis yang kuat di dunia IT inilah yang kemudian menjadi modal utamanya ketika memutuskan berpindah haluan ke industri rekrutmen talenta (talent acquisition).


Read more: Terseret Pusaran Isu Korupsi BUMN PT Timah, Selebgram Nabila Gardena Ramai Dihujat Netizen Imbas Kasus Mertua

Read more: Penyebab Bentrokan Maut di Menteng: Tewaskan Satu Orang, Dipicu Knalpot Brong, Polisi Tetapkan 7 Tersangka

Read more: Ini Dia Jadwal Kapal Pelni Rute Jakarta-Makassar Agustus 2026, Pilihan Kelas Ekonomi dan Fasilitas Kabin Beragam

Prima mengawali kiprahnya di dunia rekrutmen dengan bekerja sebagai tech recruiter senior di sebuah agensi di Jepang. Pengalaman tersebut membuka matanya bahwa kebutuhan global akan tenaga ahli di bidang teknologi sangat tinggi, sementara banyak talenta Indonesia yang sebenarnya kompeten namun terkendala informasi dan bahasa.

Didorong oleh visi untuk memajukan diaspora Indonesia, ia mendirikan Satrio Consulting, sebuah agensi konsultasi dan rekrutmen global yang berbasis di Jakarta.

Melalui perusahaan ini, Prima fokus menyalurkan para profesional tanah air, khususnya di sektor teknologi maklumat (IT), untuk bekerja di perusahaan-perusahaan multinasional di Jepang, Korea Selatan, Malaysia, hingga Australia. Guna mematangkan kesiapan kandidat, ia juga meluncurkan program edukasi bahasa terapan untuk membantu pekerja mencapai standar komunikasi bisnis internasional.

Sumber:

UPDATE TERBARU