Wednesday 26th of August 2026
×

Projo Klarifikasi Video Viral Budi Arie dan Bantah Isu Adu Domba Prabowo-Jokowi, Sekjen Projo Sebut Video Hanya Potongan

Projo Klarifikasi Video Viral Budi Arie dan Bantah Isu Adu Domba Prabowo-Jokowi, Sekjen Projo Sebut Video Hanya Potongan

--

OTONITY.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo secara resmi mengeluarkan klarifikasi tertulis untuk meluruskan polemik terkait beredarnya sebuah potongan video pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi. Rekaman yang viral di berbagai platform media sosial tersebut sempat memicu spekulasi liar di tengah masyarakat mengenai adanya wacana percepatan dinamika suksesi kepemimpinan nasional sebelum tahun 2029.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Projo, Fredy Alex Damanik, menegaskan bahwa rekaman video yang beredar luas di publik bukan merupakan rekaman utuh. Pihak organisasi meminta masyarakat untuk melihat konteks pembicaraan secara menyeluruh agar tidak terjadi salah tafsir yang dapat memperkeruh stabilitas politik nasional.


Read more: Spesifikasi Itel Power 80 HP Murah Rp 2 Jutaan, Usung Baterai 7.000 mAh dan Kamera 50 MP!

Read more: Link Video ASN Pemprov Sumbar Lakukan Adegan Tak Senonoh Viral, Pelaku Telah Mengundurkan Diri!

Duduk Perkara: Diskusi Internal Silaturahmi Bulan Kemerdekaan

Fredy memaparkan bahwa forum tempat Budi Arie menyampaikan pandangannya tersebut merupakan agenda silaturahmi internal informal dalam rangka momentum Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia. Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersama jajaran pengurus relawan pendukungnya.

Dalam potongan video yang beredar, Budi Arie terdengar melontarkan kalimat diskusi yang memicu perbincangan hangat. "Saya ingin sampaikan, dan saya sudah diizinkan Pak Jokowi.

Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?," ujar Budi Arie dalam cuplikan video tersebut seraya mengaitkannya dengan rangkaian aksi demonstrasi serta situasi sosial masyarakat yang menurutnya menunjukkan kondisi tidak normal belakangan ini.

Pihak Projo meluruskan bahwa di dalam forum internal tersebut memang sempat berlangsung diskusi singkat yang bertujuan memetakan situasi kebangsaan serta mengkaji berbagai persoalan yang tengah dihadapi negara.

Sumber:

UPDATE TERBARU