HEBOH! Larasanti Putri Mantika Sebut Nasabah Kampungan, Langsung Sampaikan Permintaan Maaf Lewat DM
--
OTONITY - Berikut adalah informasi mengenai Larasanti Putri Mantika yang sedang ramai di media sosial. Simak terus artikel di bawah ini biar kamu nggak ketinggalan informasi lengkapnya!
Belakangan ini banyak sekali kabar menghebohkan yang membuat warganet geleng-geleng kepala. Salah satu berita menghebohkan tersebut adalah Larasanti Putri Mantika yang sebut para nasabah kampungan.
Ingin tahu lebih lanjut? baca artikel ini sampai habis ya!
Kontroversi Larasanti Putri Mantika
Seorang nasabah Bank Mandiri bernama Syauqina Maghfirah Salsabila mengungkap pengalaman tidak menyenangkan saat menggunakan layanan Bank Mandiri.
Keluhan tersebut disampaikan Syauqina melalui sebuah utas di media sosial Threads. Ia mengaku awalnya kecewa karena kartu ATM miliknya tidak dapat digunakan untuk melakukan tarik tunai.
Namun, persoalan tersebut kemudian berkembang setelah seorang pengguna yang diduga sebagai relationship manager Bank Mandiri bernama Larasanti Putri Mantika, diduga memberikan komentar yang dianggap merendahkan dirinya dengan menyebutnya kampungan.
Mulanya, menulis bahwa dirinya tidak dapat melakukan tarik tunai menggunakan kartu ATM miliknya.
“Woyyy Bank Mandiri woooyyyy kenapa gabisa tarik tunai dengan alasan kartu gak bisa dipakeee wooyyy @bankmandiri emg layak diboikot sih…” tulisnya.
Read more: Identitas Lylia Viral Dicari di TikTok dan Threads, Klarifikasi Kasir Indomaret 7 Menit Bikin Kepo!
Cuitan Syauqina ini kemudian dibalas oleh relationship manager Bank Mandiri bernama Larasanti Putri Mantika dengan menyebutnya kampunga.
"bukan miskis tapi kampungan" tulis Larasanti Putri.
Balasan itu kemudian viral setelah dibagikan ulang oleh Syauqina disertai foto profil sang manager.
Dalam unggahannya, Syauqina mengatakan dirinya sempat mencoba meminta respons dari pihak yang bersangkutan sebelum utas tersebut ramai diperbincangkan.
“Oalah, habis kesel sama bank mandiri, bikin utas bukannya pegawai bank mandiri bantuin, malah ngatain kampungan,” tulis Syauqina dalam unggahannya.
Ia mengaku kecewa karena dalam satu hari mengalami dua persoalan sekaligus, yakni kartu ATM yang tidak dapat digunakan dan komentar dari seseorang yang disebutnya sebagai pegawai Bank Mandiri.
“Thanks lho @bankmandiri hari ini aku 2x kecewa, krn atm gak bisa diakses (walaupun mungkin memang kartuku yg rusak) dan pegawai yg ngatain aku kampungan,” lanjutnya.