Mencegah Konflik, Ketua IKT Nabire Ungkap Kondisi Jenazah Korban dalam Persidangan
--
Yulianus menegaskan bahwa cairan tersebut merupakan darah. Ia juga mengatakan melihat adanya luka robek pada bagian sensitif tubuh korban.
“Saya melihat dengan mata telanjang, itu adalah darah. Ada luka robek di bagian sensitif korban. Saya melihatnya secara detail untuk memastikan kondisi tersebut,” tegasnya.
Dalam persidangan, Yulianus juga menceritakan situasi setelah kabar kematian korban diketahui warga. Emosi sejumlah warga sempat meningkat. Bahkan, menurut keterangannya, ada kelompok warga yang datang membawa parang dan berencana melakukan aksi balasan.
Read more: Profil Lengkap Putra Rizky Menantu Haji Isam, Ternyata Anak Bos Rumah Makan Padang
Melihat situasi yang berpotensi memicu konflik, Yulianus berusaha menenangkan warga dan meminta mereka menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
“Saya sampaikan kepada mereka, kalau kalian menghargai saya sebagai orang tua, stop! Saya tidak mau daerah ini kacau. Percayakan pada proses hukum yang berjalan,” ujarnya.
Yulianus bahkan menyatakan kesediaannya meninggalkan jabatan sebagai Ketua IKT apabila warga tidak mengindahkan imbauannya.Upaya tersebut akhirnya membuat situasi dapat diredam dan warga kembali tenang.
“Saya bahkan menegaskan akan mengundurkan diri sebagai Ketua IKT detik itu juga jika mereka tidak mau mendengar imbauan tersebut,” katanya.