Mencegah Konflik, Ketua IKT Nabire Ungkap Kondisi Jenazah Korban dalam Persidangan
--
OTONITY.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai klarifikasi Ketua Ikatan Keluarga Toraja atas penemuan mayat di Nabire yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!
Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, memberikan kesaksian dalam persidangan perkara pembunuhan yang menewaskan salah seorang warga Toraja di Nabire, Jumat (28/8/2026). Dalam keterangannya, Yulianus membeberkan kondisi korban ketika pertama kali melihat jenazah di rumah sakit.
Yulianus mengaku memperoleh informasi mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 03.50 WIT dari pihak rumah sakit. Menurutnya, kabar yang diterima menyebut seorang warga menjadi korban pembunuhan, mengalami pembakaran, dan sebelumnya diduga mengalami pemerkosaan.
Read more: GEGER! Penemuan Mayat Membusuk di Rumah Kosong Nabire, Polisi: 'Identitas Masih Diselidiki'
“Setiap ada warga saya yang meninggal atau sakit keras, saya pasti ditelepon. Saat itu penelepon menyampaikan bahwa ada warga yang dibunuh, dibakar, dan sebelumnya diduga diperkosa,” ungkapnya di hadapan majelis hakim.
Setelah menerima kabar tersebut, Yulianus bersama istrinya segera mendatangi rumah sakit. Ketika berada di kamar jenazah, ia melihat langsung kondisi tubuh korban yang mengalami luka bakar berat. Kondisi tersebut membuat jenazah disebut tidak dapat diperlakukan seperti jenazah pada umumnya, termasuk dimandikan, diberi formalin, maupun dikenakan pakaian.
Atas arahan petugas kamar jenazah, Yulianus kemudian membeli kapas berukuran besar untuk membantu menutup bagian tubuh korban sebelum proses berikutnya dilakukan. Ia juga memberikan penjelasan mengenai kondisi fisik korban untuk meluruskan keterangan saksi sebelumnya yang hanya menyebut adanya cairan berwarna merah.