Pemerintah Perkuat Strategi Pemadaman dan Pencegahan Karhutla yang Makin Mengkhawatirkan
--
Read more: LE SSERAFIM Siap Comeback September Mendatang, Bawa Single Album Baru Bertajuk 'Made My Night'
Di tingkat pusat, Presiden Prabowo Subianto meminta penanganan karhutla diperkuat melalui keterlibatan lintas sektor. Pemerintah menyiapkan sekitar 1.000 perwira TNI dan Polri untuk membantu kegiatan edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat di daerah rawan kebakaran.
Presiden juga menilai ancaman karhutla harus dihadapi dengan kesiapsiagaan meski kondisi tahun ini disebut masih lebih terkendali dibandingkan sejumlah tahun sebelumnya.
“Kalau hutan terbakar, seluruh rakyat yang akan kena, pernafasan, dan sebagainya. Ini bencana yang sangat berbahaya,” ujar Prabowo.
Read more: VIRAL! Dago Dairy Bandung Resmi Tutup Setelah Dua Tahun Kesulitan Mencari Pekerja
Untuk jangka panjang, pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi dan riset dalam menghadapi kebakaran di kawasan gambut. Prabowo meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ikut mencari solusi, termasuk melalui pengembangan embung, kanal, dan sumur bor yang dapat membantu menjaga ketersediaan air.
“Gambut ini ternyata tidak terlalu sulit untuk membor, mencari air. Saya kira ini, makanya saya bilang peluang,” kata Prabowo.
Dia juga mendorong agar infrastruktur tersebut tidak hanya berfungsi untuk mitigasi, tetapi dapat dikembangkan menjadi kawasan produktif bagi masyarakat. Penanganan karhutla juga didukung pengerahan berbagai sarana pemadaman, termasuk helikopter water bombing, pompa, serta peralatan pengeboran.
Nah, itu dia informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat dan update berita terbaru melalui Otonity.com!