Profil Emil Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur yang Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Demokrat Jatim 2026-2031
--
Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Demokrat Jatim 2026-2031
Dalam keterangannya, sang wagub menyatakan tidak menggunakan kewenangan khusus ketua umum untuk menentukan pimpinan Demokrat di Jawa Timur. Menurut Herman, mekanisme tersebut menjadi bagian dari ruang demokrasi yang diberikan kepada pengurus daerah.
Emil Dardak kemudian menyampaikan komitmennya untuk membawa Demokrat Jatim kembali meraih capaian politik yang lebih baik. Ia mengatakan fokus organisasi ke depan tidak hanya berkaitan dengan regenerasi, tetapi juga menjaga loyalitas dan semangat kader dari berbagai kelompok usia.
Read more: Pemerintah Perkuat Strategi Pemadaman dan Pencegahan Karhutla yang Makin Mengkhawatirkan
Yang mana salah satu target yang disiapkan adalah meningkatkan keterwakilan Demokrat di lembaga legislatif. Emil menargetkan setiap daerah pemilihan (dapil) di Jawa Timur dapat memiliki setidaknya satu wakil Demokrat, baik di DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi maupun DPR RI.
Guna mencapai target itu, Emil menekankan pentingnya menunjukkan hasil kerja yang dapat dirasakan masyarakat. Ia meminta kader yang saat ini telah menduduki kursi legislatif, khususnya di tingkat provinsi, menggunakan posisi tersebut untuk membuktikan kinerja partai.
Emil turut menargetkan seluruh dapil di Jawa Timur dapat mengirimkan wakil ke DPR RI atau Senayan. Ia menyebut upaya tersebut akan dilakukan dengan tetap menjaga kebersamaan di antara seluruh unsur dan kelompok yang berada dalam Partai Demokrat.
Musda itu turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan dukungan moral kepada Emil untuk melanjutkan kiprahnya di Jawa Timur. Ia mengenang kerja sama dengan Emil selama tujuh tahun, termasuk ketika keduanya menjalankan pemerintahan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.
Khofifah turut mengatakan Partai Demokrat telah memberikan dukungan dalam dua kali proses pemilihan gubernur Jawa Timur yang membawanya menduduki jabatan gubernur sejak 2019. Ia menyebut dukungan tersebut diberikan tanpa mahar politik.
Melalui kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, KH Asep Saifuddin Chalim, menyatakan dukungannya terhadap Emil untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur pada masa mendatang.
Usai Musda menetapkan Emil sebagai calon tunggal Ketua DPD Demokrat Jatim, hasil tersebut selanjutnya dikirimkan kepada DPP Partai Demokrat untuk diproses sesuai mekanisme organisasi. Emil akan memimpin Demokrat Jatim untuk periode 2026-2031 setelah seluruh tahapan penetapan di tingkat pusat diselesaikan.
Demikianlah informasi mengenai berita yang tengah viral diantara masyarakat tanah air ini mengenai Emil Dardak. Jadi Pastikan kamu mengikuti kami untuk terus mendapatkan informasi terupdate!