Buntut Kasus Keracunan 566 Pelajar Kepala SPPG Kalitengah Sidoarjo Rafli Ridho Resmi Diusulkan Dipecat Oleh Pusat
--
OTONITY.com - Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi mengusulkan pencopotan Rafli Ridho dari jabatannya sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Sidoarjo. Langkah tegas ini diambil sebagai buntut dari insiden keracunan massal yang mengakibatkan 566 siswa dan santri bertumbangan usai menyantap paket Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal September 2026.
Sebanyak 566 siswa dan santri dari beberapa lembaga pendidikan dilaporkan mengalami gejala keracunan massal usai mengonsumsi paket makanan yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin.
Read more: Kronologi Lengkap Maling Motor Pengantar Kikil di Margonda Depok yang Ditelanjangi Warga Subuh Hari
Menanggapi insiden fatal ini, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung mengambil langkah ekstrem dengan mengusulkan pencopotan Kepala SPPG Sidoarjo, Rafli Ridho, dari jabatannya.
Kasus yang menggempar publik ini bermula ketika ratusan pelajar mulai mengeluhkan gejala medis yang serupa, seperti mual, muntah, pusing, hingga diare akut setelah mengonsumsi menu makanan yang dibagikan pada Selasa, 1 September 2026.
Skala korban yang sangat besar, mencapai lebih dari lima ratus anak, membuat fasilitas kesehatan di sekitar Sidoarjo sempat kewalahan menangani gelombang pasien yang datang secara bersamaan.
Read more: Petaka Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo, 500 Santri Ponpes Manbaul Hikam Keracunan Massal