Thursday 3rd of September 2026
×

Alami Mual dan Muntah, Kasus Keracunan Massal 388 Warga di Palupuh Agam Akibat Menu MBG Telur Puyuh

Alami Mual dan Muntah, Kasus Keracunan Massal 388 Warga di Palupuh Agam Akibat Menu MBG Telur Puyuh

--

Pihak manajemen mengklaim proses pengolahan bahan baku telah melewati pemeriksaan berkala, namun mereka tetap menyampaikan permohonan maaf serta penyesalan mendalam atas kelalaian prosedur higienitas yang terjadi.

Detail Korban dan Gejala

 

  • Jumlah Korban: Total warga yang terindikasi bergejala mencapai 388 orang, terdiri atas 364 siswa (jenjang TK, SD, hingga SMP) dan 24 tenaga pendidik (guru). Dampak paparan juga dilaporkan meluas ke sejumlah ibu menyusui dan balita di sekitar posyandu.
  • Institusi Terdampak: Kasus ini tersebar di sekurangnya 20 sekolah yang berada di tiga wilayah, yaitu Nagari Koto Rantang, Nagari Nan Limo, dan Nagari Pasia Laweh.
  • Gejala Medis: Para korban mengeluhkan sakit perut melilit, pusing, mual, muntah, demam, hingga diare akut.
  • Penanganan Kesehatan: Sebanyak 237 pasien mendapatkan penanganan medis intensif di Puskesmas Palupuh dan Puskesmas Pembantu (Pustu) terdekat. Sementara itu, dua korban dengan kondisi cukup parah harus dirujuk ke rumah sakit di Bukittinggi. 

Read more: Banding Ibam Kasus Chromebook Memanas, Kini Dijatuhi Hukuman 5 Tahun Penjara Hingga Wajib Bayar Rp5 Miliar

Makanan yang dikonsumsi para korban dipasok secara terpusat oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palupuh. Kepala SPPG Palupuh, Wahyu Saputra, menjelaskan bahwa paket menu yang dibagikan pada hari tersebut terdiri dari lauk telur puyuh yang dipadukan dengan sayuran segar (timun, tomat, dan selada).

Merespons krisis kesehatan ini, Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah langsung turun ke lokasi untuk memantau evakuasi para korban. Pemerintah daerah mengambil langkah tegas dengan menginstruksikan penutupan sementara dan penghentian total seluruh aktivitas operasional dapur umum SPPG Palupuh selama minimal satu minggu ke depan.

Read more: Kebakaran Hebat di Gambir Jakarta Pusat Hanguskan 114 Rumah, 880 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Langkah pembekuan ini diambil demi menjamin keselamatan publik serta mempermudah proses sterilisasi total pada sirkulasi kerja fasilitas masak tersebut.

Sumber:

UPDATE TERBARU