Wednesday 2nd of September 2026
×

Kebakaran Hebat di Gambir Jakarta Pusat Hanguskan 114 Rumah, 880 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran Hebat di Gambir Jakarta Pusat Hanguskan 114 Rumah, 880 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

--

OTONITY.com - Musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kota Administrasi Jakarta Pusat. Peristiwa kebakaran tersebut melanda area permukiman padat di Jalan Batu Ceper 8 dan 9, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat pada Senin, 31 Agustus 2026 siang hari. Berdasarkan pendataan resmi dari otoritas kewilayahan setempat, tercatat sedikitnya 114 unit rumah tinggal hangus terbakar dan menyebabkan ratusan warga mendadak kehilangan tempat berteduh.

Kepadatan bangunan semipermanen yang saling berdempetan berpadu dengan hembusan angin kencang di lokasi kejadian membuat kobaran api meluas secara instan ke bangunan sekelilingnya. Pihak Kecamatan Gambir melaporkan dampak sosial yang masif, di mana musibah ini berimbas langsung pada 310 Kepala Keluarga (KK) atau setara dengan 880 jiwa yang terpaksa diungsikan ke posko kedaruratan sementara.


Read more: Banding Ibam Kasus Chromebook Memanas, Kini Dijatuhi Hukuman 5 Tahun Penjara Hingga Wajib Bayar Rp5 Miliar

Kronologi Awal dan Pemicu Kobaran Api

Laporan mengenai terjadinya amukan si jago merah pertama kali diterima oleh Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta melalui sambungan telepon darurat warga pada pukul 13.40 WIB. Berdasarkan kesaksian dari sejumlah warga yang berada di lokasi, titik kemunculan kepulan asap tebal pertama kali teridentifikasi berasal dari korsleting hubungan pendek arus listrik di lantai dua sebuah bangunan rumah indekos yang terletak di area Jalan Batu Ceper 9.

Ketua RT setempat, Toni, mengungkapkan sebuah fakta pilu di balik cepatnya rambatan api. Saat insiden pertama kali pecah sekitar pukul 13.30 WIB, kondisi lingkungan sekitar permukiman tersebut sedang dalam keadaan sepi.

Sebagian besar warga dewasa dilaporkan sedang pergi secara bersama-sama meninggalkan rumah untuk mengantarkan jenazah salah seorang tetangga warga yang meninggal dunia ke pemakaman umum. Akibat minimnya orang di lokasi saat percikan awal muncul, upaya pemadaman mandiri terlambat dilakukan.

Kendala Akses Sempit dan Pengerahan Ratusan Personel

Merespons laporan bencana tersebut, operasi pemadaman taktis langsung digelar petugas mulai pukul 13.46 WIB. Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan kekuatan penuh dengan meluncurkan total 27 unit armada mobil pemadam kebakaran beserta 135 personel terlatih untuk berjibaku menaklukkan api di lapangan.

Sumber:

UPDATE TERBARU