Sunday 6th of September 2026
×

Gunung Anak Krakatau Erupsi Jumat Malam, Picu Dentuman Hingga Tiga Provinsi

Gunung Anak Krakatau Erupsi Jumat Malam, Picu Dentuman Hingga Tiga Provinsi

--

Read more: Hakim Beri Keringanan! Vonis Dua Prajurit TNI dalam Kasus Andrie Yunus Dikurangi, Pemecatan Dibatalkan

Meski aktivitas vulkanik meningkat, Badan Geologi menyatakan masyarakat tidak perlu panik mengenai potensi tsunami. Evaluasi terbaru menunjukkan bagian tubuh Anak Krakatau yang tumbuh kembali setelah peristiwa erupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil sehingga belum berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami.


Saat ini Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga, yang telah diberlakukan sejak 2 Juli 2026. Potensi bahaya yang perlu diwaspadai mencakup aliran lava, lontaran batu pijar, awan panas, serta hujan abu vulkanik yang dapat mengganggu jarak pandang maupun kesehatan.

"Masyarakat kami minta tetap waspada terhadap potensi bahaya erupsi, termasuk sebaran abu vulkanik, namun tidak perlu panik. Apabila terjadi hujan abu, masyarakat di wilayah terdampak diimbau menggunakan pelindung pernapasan dan mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi, PVMBG, serta BPBD setempat," ujar Lana.

Read more: LAGI! 175 Siswa SMA N 6 Solo Keracunan MBG, Diduga Menu Galatin Jadi Pemicu Muntah Hingga Diare

Demi mengurangi risiko, masyarakat, wisatawan, pengunjung, maupun pendaki dilarang melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat kegiatan Gunung Anak Krakatau. Pemerintah juga meminta warga pesisir Banten dan Lampung tetap mengikuti perkembangan informasi resmi serta tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat dan update berita terbaru melalui Otonity.com!

Sumber:

UPDATE TERBARU