Proyek Tol Kediri-Tulungagung Senilai Rp15 Triliun Mangkrak Terkendala 21 Bidang LP2B, Konten Kreator Ini Soroti Sikap Pemkot
--
OTONITY.com - Berikut ini adalah ulasan mengenai informasi yang belakangan ini santer beredar di media sosial terkait dengan Proyek Tol Kediri-Tulungagung. Mari simak faktanya yang wajib kamu tau di bawah ini hingga usai!
Seperti yang kita tahu, pembangunan Jalan Tol Kediri-Tulungagung yang menjadi salah satu akses menuju Bandara Dhoho Kediri kembali menjadi perhatian. Proyek jalan tol sepanjang sekitar 44,17 km tersebut disoroti setelah konten kreator TikTok Yanuar Prakoso mempertanyakan perkembangan pembangunan yang dinilainya belum menunjukkan pergerakan signifikan.
Proyek Tol Kediri-TulungagungTerkendala 21 Bidang LP2B
Dalam unggahan di media sosial, Yanuar menyinggung persoalan pembebasan lahan yang disebut menjadi salah satu kendala proyek. Ia secara khusus membahas 21 bidang sawah yang masuk kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Yanuar mempertanyakan mengapa persoalan tersebut baru menjadi hambatan ketika proyek sudah berjalan. Ia juga menyebut informasi yang diklaim diperolehnya dari pihak yang berkaitan dengan proses pengadaan tanah. Namun, sejumlah informasi yang disampaikannya, termasuk mengenai dugaan adanya tawaran jalur lain kepada investor dan sosok berinisial EH, belum disertai bukti yang dapat diverifikasi secara independen.
Melalui unggahannya, Yanuar juga menyebut adanya opsi agar pembangunan tetap dilanjutkan secara paralel sambil pemerintah mencari lahan pengganti. Menurutnya, skema itu bisa menjadi alternatif agar seluruh proyek tidak terhenti hanya karena persoalan pada sejumlah bidang tanah.