Dua Gempa M 5,9 Guncang Aceh Minggu Pagi 4 Oktober 2026, BMKG Tekankan Tidak Ada Potensi Tsunami
--
BMKG Tekankan Tidak Ada Potensi Tsunami
Meski episentrum gempa berada di laut, hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa M5,9 tersebut tidak memiliki potensi tsunami. BMKG juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan serta mengikuti informasi dari kanal resmi.
Gempa Aceh Jaya terjadi sekitar 42 menit setelah gempa yang mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada pukul 05.55.52 WIB. BMKG mencatat gempa Sumba memiliki magnitudo awal M6,1 yang kemudian diperbarui menjadi M5,9 dan berlokasi pada kedalaman sekitar 10 kilometer. Gempa tersebut juga tidak berpotensi tsunami.
Kedua kejadian yang berlangsung pada pagi yang sama tersebut tidak menunjukkan bahwa satu gempa menyebabkan gempa lainnya. Jarak sumber gempa yang sangat jauh dan perbedaan sistem tektoniknya menjadi alasan keduanya dipandang sebagai peristiwa yang terpisah.
Perbedaan karakter kedua gempa juga terlihat dari tingkat guncangan yang dirasakan masyarakat. Gempa Sumba yang sumbernya lebih dangkal tercatat menghasilkan intensitas hingga V-VI MMI di sejumlah wilayah, sedangkan gempa Aceh Jaya tercatat hingga IV MMI.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa magnitudo bukan satu-satunya faktor yang menentukan kuat atau lemahnya guncangan di permukaan. Kedalaman sumber, jarak dari episentrum, kondisi tanah, dan karakter batuan yang dilalui gelombang seismik turut memengaruhi intensitas yang dirasakan masyarakat.
Demikianlah informasi mengenai berita yang tengah viral diantara masyarakat tanah air ini. Jadi Pastikan kamu mengikuti kami untuk terus mendapatkan informasi terupdate!