Nahas! 5 Kru Kapal Meninggal Usai Disandera Perompak Somalia, Kapten Sampaikan Permintaan Maaf Mendalam
--
OTONITY.com - Empat awak kapal MT Honour-25 asal Indonesia, yang sebelumnya disandera oleh perompak Somalia, telah tiba di Indonesia. Salah satu dari mereka, kapten kapal Ashari Samadikun, tak kuasa menahan tangis karena beberapa anggota awak kapalnya tidak selamat.
"Saya selaku kapten, memohon maaf sebesar-besarnya kepada kelima keluarga kru saya yang telah meninggal," ujar Ashari sambil terisak saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa (6 Oktober 2026).
Sebanyak 17 awak kapal MT Honour-25 disandera oleh perompak Somalia, dan empat di antaranya adalah warga negara Indonesia. Meskipun seluruh awak kapal asal Indonesia selamat, lima awak kapal berkewarganegaraan asing meninggal dunia.
"Saya tidak bisa menepati janji saya membawa semua kru saya dengan keadaan selamat. Saya memohon maaf sebesar-besarnya," ujarnya.
Informasi yang dilansir dari detik.com, Ashari juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia atas bantuan yang diberikan selama proses pembebasan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Nairobi secara langsung saat masih dalam penyanderaan.
"Di mana hari pertama saya mendapatkan kesempatan untuk menghubungi di luar kapal, yaitu yang pertama saya hubungi adalah Kedutaan Besar Nairobi," katanya.
Sebelumnya, keempat warga Indonesia tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 18.42 WIB pada Selasa (6 Oktober 2026). Anggota keluarga tak kuasa menahan tangis saat menyambut kepulangan mereka.
Keluarga terlihat memeluk erat para awak kapal yang sebelumnya disandera tersebut. Salah satu anggota keluarga sempat jatuh pingsan saat penyambutan berlangsung. Salah satu awak kapal asal Indonesia juga terlihat tiba dengan menggunakan kursi roda.
Read more: Review POCO F9 Ultra yang Membawa Layar AMOLED 185 Hz dan Baterai Silikon Karbon Monster 8050 mAh
Kapal MT Honour-25, yang membawa 17 awak kapal, telah disandera oleh perompak di perairan dekat Hafun, Somalia, sejak Selasa (21 April).
Empat warga negara Indonesia termasuk di antara para awak kapal tersebut. Empat awak kapal merupakan warga negara Indonesia: Ashari Samadikun (Kapten, asal Kabupaten Gowa), Adi Faizal (Perwira 2, asal Kabupaten Bulukumba), Wahudinanto (Chief Officer, asal Pemalang), dan Fiki Mutakin (asal Bogor).