Thursday 8th of October 2026
×

Terungkap! Motif Guru Seni Tari SMKN di Jakarta Pusat Lecehkan Siswa Laki-Laki Viral di Threads, Disdik Siap Tempuh Jalur Hukum

Terungkap! Motif Guru Seni Tari SMKN di Jakarta Pusat Lecehkan Siswa Laki-Laki Viral di Threads, Disdik Siap Tempuh Jalur Hukum

--

Disdik Siap Tempuh Jalur Hukum

Ketika ditanya mengenai kasus ini, Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Pusat memastikan aktivitas belajar-mengajar di SMKN 27 Jakarta tetap berlangsung seperti biasa. Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat I, Salikun, mengatakan pihaknya saat ini berfokus menjaga agar siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran dalam kondisi aman dan nyaman.

"Yang bisa kami pastikan sekarang bagaimana pembelajaran bisa berjalan seperti biasa," kata Salikun saat dihubungi, Kamis (8/10/2026).


Menurut Salikun, proses pemeriksaan terhadap guru yang dilaporkan tidak boleh mengganggu kegiatan pendidikan di sekolah. Pihaknya memastikan proses pembelajaran tetap mengikuti rancangan yang telah disusun.

"Kalau saya tugasnya memastikan pembelajaran anak berjalan aman, nyaman, tidak terganggu proses," ujarnya.

Read more: Irfan Hadari Vokalis Band Govinda Resmi Mengundurkan Diri, Alasan Ini Diduga jadi Penyebabnya!

Sementara itu, penanganan dan pendalaman terhadap dugaan kasus tersebut menjadi kewenangan Disdik DKI Jakarta. Kepala sekolah dan sejumlah guru SMKN 27 Jakarta juga telah dimintai keterangan untuk membantu proses pemeriksaan. Pemanggilan dilakukan secara bergantian sehingga tidak seluruh guru harus meninggalkan kegiatan mengajar dalam waktu yang sama.

"Iya sebagian memang ke sini memberikan keterangan, tapi sebagian aja, enggak semuanya," kata Salikun.

Dugaan kekerasan dan pelecehan tersebut sebelumnya mencuat setelah seorang warganet melalui media sosial Threads membagikan pengalaman yang diklaim berkaitan dengan guru tersebut. Akun @nrfsyahab mengaku pernah menjadi siswa yang diajar oleh guru seni budaya tersebut ketika masih duduk di bangku SMP.

Dalam unggahannya, warganet tersebut mengeklaim bahwa guru itu pernah memberikan hukuman fisik kepada siswa yang tidak mampu menghafalkan materi pelajaran, termasuk suling dan pianika. Ia juga mengaku pernah mengalami cubitan hingga menimbulkan lebam.

Selain dugaan hukuman fisik, unggahan tersebut menyebut guru bersangkutan beberapa kali mengajak siswa ke area yang sepi dan hanya berdua. Menurut pengakuan dalam unggahan itu, siswa yang diajak tidak hanya laki-laki, tetapi juga perempuan.

Informasi ini kemudian menjadi perhatian dan mendorong pihak berwenang melakukan pemeriksaan. Pemprov DKI Jakarta selanjutnya membebastugaskan guru tersebut dari SMKN 27 Jakarta selama proses penanganan berlangsung.

Sampai berita ini diturunkan, dugaan tersebut masih dalam proses pendalaman. Disdik DKI Jakarta belum menyampaikan kesimpulan mengenai kebenaran seluruh laporan yang beredar.

Sementara itu, Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat menyatakan akan memastikan kegiatan belajar siswa tetap berjalan serta menindaklanjuti laporan terkait keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.

Demikianlah informasi kali ini. Semoga korban dan keluarga diberikan ketabahan untuk segera pulih dari kejadian kali ini. Serta semoga pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

Sumber:

UPDATE TERBARU