Panduan Mengajukan KUR BRI Plafon Rp 100 Juta, Ini rincian Angsuran Sesuai Tenor 12-60 Bulan
--
OTONITY - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tetap menjadi pilar pembiayaan modal kerja yang paling diminati oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Memasuki triwulan akhir tahun 2026, rilis tabel simulasi angsuran resmi mengenai plafon pinjaman berbunga subsidi ini kembali diburu oleh masyarakat demi merancang perluasan kapasitas bisnis dan arus kas usaha mereka.
Realisasi penyaluran dana KUR secara nasional hingga awal Oktober 2026 dilaporkan telah menyentuh angka fantastis sebesar Rp 243,3 triliun yang didistribusikan secara merata kepada 3,77 juta pelaku UMKM. Menariknya, porsi penyaluran terbesar diserap oleh sektor produksi aktif, seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan industri rumahan yang mencakup persentase hingga 66 persen dari total pagu anggaran negara.
Bagi pelaku usaha yang membutuhkan suntikan modal kerja skala mikro dengan nominal pengajuan sebesar Rp 30 juta, Bank BRI menetapkan suku bunga bersubsidi sebesar 6 persen efektif per tahun.
Berdasarkan draf tabel angsuran resmi, rincian cicilan bulanan yang wajib dibayarkan debitur disesuaikan dengan opsi tenor pilihan: Tenor 12 bulan sebesar Rp 2.595.802, tenor 24 bulan sebesar Rp 1.343.177, tenor 36 bulan sebesar Rp 926.313, hingga pilihan tenor terpanjang 60 bulan dengan cicilan ringan Rp 594.036 per bulan.
Sementara untuk pelaku usaha yang mengajukan plafon pinjaman lebih besar senilai Rp 100 juta (kategori KUR Kecil), rincian estimasi nilai angsuran per bulannya meliputi: Rp 8.833.333 untuk masa tenor pengembalian 12 bulan, Rp 4.666.667 untuk tenor 24 bulan, dan cicilan terkecil mencapai Rp 2.166.667 untuk jangka waktu kontrak sepanjang 60 bulan. Kategori pinjaman di atas Rp 50 juta ini mewajibkan kepemilikan dokumen perpajakan berupa NPWP yang aktif.
Persyaratan substantif untuk menjadi calon debitur KUR BRI di tahun 2026 meliputi status warga negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, serta memiliki objek usaha produktif layak yang telah berjalan aktif minimal selama enam bulan.
Calon nasabah juga diwajibkan bersih dari catatan kredit produktif berjalan di lembaga perbankan lain. Proses registrasi dapat diajukan secara langsung dengan menyerahkan e-KTP, KK, serta Nomor Induk Berusaha (NIB) ke kantor unit BRI terdekat.