Sunday 11th of October 2026
×

Video Viral Dugaan Perundungan Mahasiswa Tel-U, Pihak Kampus Langsung Usut Aksi Penyemprotan Api di Asrama

Video Viral Dugaan Perundungan Mahasiswa Tel-U, Pihak Kampus Langsung Usut Aksi Penyemprotan Api di Asrama

--

Pihak Kampus Langsung Usut Aksi Penyemprotan Api di Asrama

Pendapat serupa disampaikan Rena, rekan Indah. Ia mengaku kesal setelah melihat video yang beredar dan meminta kampus mempertimbangkan sanksi sesuai tingkat pelanggaran yang terbukti. Rena bahkan menyebut pengeluaran mahasiswa dari kampus sebagai salah satu sanksi yang menurutnya layak dipertimbangkan jika tindakan perundungan terbukti serius atau berulang.

Read more: Cukai Minuman Manis Berlaku Semester II-2027, Kemenkeu Siap Kenakan Cukai untuk Produk Minuman Berkemasan Gula


Rena juga menegaskan bahwa perundungan maupun peloncoan tidak dapat dibenarkan, baik terhadap teman seangkatan maupun mahasiswa yang lebih muda. Meski demikian, keputusan mengenai sanksi tetap menjadi kewenangan pihak kampus berdasarkan hasil pemeriksaan dan peraturan yang berlaku.

Menanggapi kejadian tersebut, Telkom University menyatakan bahwa dugaan perundungan yang menjadi perhatian publik ditanggapi secara serius. Pihak kampus menegaskan keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan mahasiswa merupakan prioritas institusi.

Dalam keterangan yang dikutip detikJabar, Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) tengah memproses kasus tersebut sesuai mekanisme internal kampus.

Tel-U menyatakan penanganan dilakukan dengan mengutamakan perlindungan dan pendampingan terhadap pihak yang terdampak. Kampus juga berkomitmen menjaga kerahasiaan identitas pihak-pihak terkait serta memastikan pemeriksaan berlangsung secara objektif, menyeluruh, dan berkeadilan.

Pihak universitas turut menegaskan bahwa perundungan, intimidasi, dan kekerasan bertentangan dengan nilai-nilai institusi. Setiap tindakan yang terbukti melanggar aturan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga kini, proses pemeriksaan masih berlangsung. Identitas pihak-pihak yang terlibat dan hasil akhir penanganan kasus tersebut belum dijelaskan secara terperinci. Publik pun diharapkan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum pihak kampus menyampaikan hasil pemeriksaan resmi.

Demikianlah informasi duka kali ini. Semoga korban dan keluarga diberikan ketabahan untuk segera pulih dari kejadian kali ini serta para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal dengan apa yang sudah ia perbuat. Mari kita berdoa untuk korban!

Sumber:

UPDATE TERBARU