Sunday 11th of October 2026
×

Klarifikasi Poltekkes Kemenkes Bandung soal Video Asusila 13 Menit yang Viral, Ini Sederet Faktanya yang Wajib Kamu Tahu

Klarifikasi Poltekkes Kemenkes Bandung soal Video Asusila 13 Menit yang Viral, Ini Sederet Faktanya yang Wajib Kamu Tahu

--

Poltekkes Bandung juga memaparkan alasan di balik bantahan tersebut. Menurut pihak kampus, atribut yang dikenakan perempuan dalam rekaman tidak sesuai dengan identitas visual resmi mahasiswa Poltekkes Kemenkes Bandung.

Ketidaksesuaian itu mencakup desain seragam, bentuk dan tata letak logo, serta sejumlah identitas visual lainnya. Dengan demikian, tulisan 'KEMENKES' yang terlihat pada pakaian dalam video tidak dapat dijadikan bukti bahwa perempuan tersebut merupakan mahasiswa institusi yang bersangkutan.


Pihak kampus menyayangkan beredarnya video yang dinilai tidak benar dan berpotensi merugikan nama baik Poltekkes Kemenkes Bandung. Institusi tersebut juga menyoroti penyebaran informasi yang belum terverifikasi karena dapat memunculkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Read more: Cukai Minuman Manis Berlaku Semester II-2027, Kemenkeu Siap Kenakan Cukai untuk Produk Minuman Berkemasan Gula

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Aji Mulawarman, membenarkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Poltekkes Bandung untuk menindaklanjuti informasi yang beredar.

"Sudah ada penjelasan dari Poltekkes Bandung, bukan mahasiswi Poltekkes," ujar Aji saat dihubungi pada Jumat (9/10/2026).

Pernyataan tersebut mempertegas posisi Kementerian Kesehatan berdasarkan penjelasan yang diberikan oleh pihak kampus. Namun, bantahan mengenai status perempuan dalam video tidak serta-merta menjelaskan identitas individu tersebut ataupun memastikan seluruh informasi yang beredar mengenai asal-usul rekaman.

Melalui klarifikasi yang disampaikan, Poltekkes Kemenkes Bandung mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan video maupun informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diminta lebih bijak menggunakan media sosial, terutama ketika suatu konten dikaitkan dengan identitas seseorang atau lembaga tertentu.

Pihak kampus mengingatkan bahwa penyebaran konten dan informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan dampak negatif serta berpotensi melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Karena itu, masyarakat diharapkan memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Poltekkes Kemenkes Bandung menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas institusi sekaligus mendukung penyebaran informasi yang benar, akurat, dan bertanggung jawab.

Kami harap informasi yang disampaikan di atas bisa menjawab pertanyaanmu. Sekian pembahasan mengenai kasus viral. Jangan lupa untuk selalu belajar hal baru setiap hari ya! Terimakasih sudah membaca!

Sumber:

UPDATE TERBARU