Sunday 8th of November 2026
×

Baku Tembak TNI Vs OPM di Yahukimo Pecah Selama 45 Menit, 7 Senpi Berujung Disita Begini Kronologinya

Baku Tembak TNI Vs OPM di Yahukimo Pecah Selama 45 Menit, 7 Senpi Berujung Disita Begini Kronologinya

--

OTONITY.com - Berikut ini adalah pembahasan terkait informasi yang belakangan ini santer beredar di media sosial terkait dengan Baku Tembak TNI Vs OPM di Yahukimo. Mari simak faktanya yang wajib kamu tau di bawah ini hingga usai! 

Baru-baru ini diketahui melalui Komando Operasi (Koops) TNI Habema dan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) terlibat baku tembak lagi pada Sabtu (7/11/2026). Berikut ini rinciannya!


Read more: Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Akui Siap Terbuka Mengenai Kasus Penyadapan Prabowo

Baku Tembak TNI Vs OPM di Yahukimo Pecah Selama 45 Menit

Diketahui bahwa kontak senjata antara mereka berlangsung di kawasan Kali Senami, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menyampaikan, kontak tembak terjadi saat anggotanya tengah menindaklanjuti informasi keberadaan OPM dengan memastikan kawasan Kali Senami sebagai tempat persinggahan.

“Berdasarkan laporan awal, terjadi kontak tembak antara personel TNI dan kelompok bersenjata yang kemudian meninggalkan lokasi,” jelas Riyanto dalam siaran pers Pen Koops TNI Habema, hari ini.

Kendati demikian, Riyanto tidak mengungkapkan apakah ada korban jiwa dalam kontak senjata itu.

Berdasarkan pemeriksaan lokasi yang diduga menjadi persinggahan, TNI menemukan sejumlah barang bukti.

“Tim gabungan menemukan tujuh pucuk senjata api, terdiri atas dua senjata laras pendek dan lima senjata laras panjang, serta sejumlah amunisi, alat bidik, teropong, dan perlengkapan lainnya,” jelas Riyanto.

Meskipun demikian, Riyanto mengatakan, jenis dan kondisi senjata masih dalam proses identifikasi.

"Setiap senjata yang berhasil diamankan berarti berkurangnya potensi ancaman terhadap keselamatan manusia. Prajurit harus tetap tegas, profesional, dan terukur dalam menjalankan tugas, dengan mengutamakan perlindungan masyarakat," jelasnya.

Sumber:

UPDATE TERBARU