Sunday 8th of November 2026
×

Penjelasan Mengenai Apa Itu Pegasus, Alat Penyadap Canggih yang Diduga Digunakan pada Presiden Prabowo Subianto

Penjelasan Mengenai Apa Itu Pegasus, Alat Penyadap Canggih yang Diduga Digunakan pada Presiden Prabowo Subianto

--

Sebagai informasi, Pegasus merupakan teknologi penyadapan paling canggih dan kontroversial yang mampu mengumpulkan berbagai data dari perangkat tanpa sepengetahuan pengguna.

NSO Group diketahui menjadi pencipta dari Pegasus dan mengklaim bahwa alat tersebut dirancang untuk melacak penjahat hingga teroris. Akan tetapi dengan penggunaan yang salah, Pegasus justru bisa menyusup ke ponsel jurnalis, aktivis, pejabat pemerintah, dan warga biasa untuk mengumpulkan data pribadi.


Pegasus dikenal dunia lantaran kemampuannya dan sifat targetnya yang tinggi. Alat ini dinilai menjadi mata-mata paling canggih dan bahkan sulit dilacak.

Tercatat bahwa penyadapan ini bisa langsung masuk ke smartphone baik iOS atau Android dan mengekstrak pesan, foto, hingga data lain. Bahkan Pegasus juga mampu mengaktifkan kamera dan mikrofon dari jarak jauh.

Read more: Samsung Galaxy S27 Lolos Sertifikasi: Intip Bocoran Spesifikasi dan Layar OLED Terbaru, Perluas Model dan Rilis Chipset Exynos 2700

Cara Kerja Alat Penyadap Pegasus

Tidak seperti kebanyakan malware yang membutuhkan interaksi pengguna, Pegasus diketahui bisa masuk tanpa tindakan apapun dari penggunanya.

Sejumlah ahli bahwa menyebutnya sebagai 'ancaman tanpa klik' karnena mampu masuk ke dalam perangkat tanpa adanya tautan, unduhan, atau kesalahan apapun dari pemilik ponsel.

Pegasus bergerak dengan kerentanan dari aplikasi perpesanan umum seperti iMessage dan WhatsApp dan terjadi hanya dari penerimaan pesan saja. Selain itu, Pegasus juga dirancang untuk ekstraksi secara total yang akan mengubah ponsel menjadi buku terbuka.

Usai menginfeksi perangkat, maka informasi pribadi seperti pesan teks dan email, foto dan video, lokasi di GPS, seluruhnya bisa diakses secara real time.

Adapun cara untuk menghapus Pegasus tersebut adalah sebagai berikut:

- Melakukan restart ponsel
- Hapus aplikasi mencurigakan
- Perbaharui perangkat lunak
- Install antivirus
- Ubah kredensial akun
- Lakukan reset pabrik

Berbagai informasi menyebut bahwa Pegasus dipakai untuk menyadap Presiden di kasus terbaru. Faktanya, dalam keterangan resmi Bareskrim Polri soal penetapan tersangka kasus ini, sama sekali tidak ada penyebutan nama Pegasus ataupun NSO Group.

Yang sebenarnya terjadi dan sudah dijelaskan secara terbuka kepada publik adalah adanya dugaan penyalahgunaan sebuah sistem yang disebut Lawful Interception Management System (LIMS). 

Demikianlah informasi mengenai berita yang tengah viral diantara masyarakat tanah air ini mengenai kasus penyadapan. Jadi Pastikan kamu mengikuti kami untuk terus mendapatkan informasi terupdate! 

Sumber:

UPDATE TERBARU